Rata-rata Pendatang di Kota Depok Masih dari Jawa Barat

Pemudik saat beraktifitas di kawasan Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos. Radar Depok

Pemudik saat beraktifitas di kawasan Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos. Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Ratusan ribu pemudik sudah kembali memadati Kota Depok. Sebagian besar dari mereka membawa sanak saudara dari kampung halamannya. Rata-rata pendatang masih berasal dari Jawa Barat, seperti Cirebon dan Kuningan.

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Diarmansyah mengatakan, pendatang yang masuk dan akan bermukim di Kota Depok mayoritas dari kota-kota yang berasal di Jawa Barat.

Kata dia, Depok dianggap sebuah kota yang seksi bagi masyarakat urban untuk bermukim, sekaligus termasuk dalam wilayah Jawa Barat.

“Kebanyakan pendatang yang kami temukan saat operasi yustisi di Terminal Jatijajar berasal dari Cirebon, Bogor, Kuningan, dan wilayah lainnya yang masih dari Jawa Barat,” kata Diarmansyah kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Selasa (11/06/2019).

Dalam pendataan yang dilakukan Disdukcapil dalam operasi yustisi, lanjut Diarmansyah, pihaknya mendapatkan beberapa kendala. Sehingga dalam proses pendataan penduduk tidak berjalan dengan maksimal.

Seperti minimnya penumpang bus yang turun kembali di Terminal Jatijajar. Kebanyakan dari mereka turun di persimpangan jalan.

“Belum lagi pendatang yang naik mobil pribadi itu juga kan tidak bisa kami prediksi. Sehingga kami tidak bisa memprediksi berapa pendatang yang tiba di Depok setelah Lebaran,” terangnya.

loading...

Feeds