Adanya Sistem Diskon, Pengemudi Ojek Daring di Depok Teriak

Ilustrasi ojek online

Ilustrasi ojek online

POJOKJABAR.com, DEPOK – Kementerian Perhubungan berencana membuat regulasi terkait larangan penerapan diskon untuk semua jenis transportasi daring (online), baik untuk jenis taksi maupun ojek. Aturan ini akan diterbitkan melalui Peraturan Menteri atau Surat Edaran.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyebut adanya diskon dikhawatirkan akan membunuh transportasi umum lain.

“Diskon, saya sampaikan bahwa yang namanya tarif online itu harus equilibrium equality. Jadi dengan equal ini maka kami minta tidak ada diskon-diskonan, diskon langsung maupun tidak langsung,” katanya.

Budi juga menyebut, diskon langsung yang diberikan oleh aplikasi angkutan online saat ini memang tidak ada. Diskon justru diberikan oleh pihak ketiga atau mitra bisnis dari penyedia aplikasi angkutan online.

“Diskon langsung relatif tidak ada. Hal yang sekarang ini adanya diskon tidak langsung yang diberikan oleh partnernya,” kata Budi.

Sementara itu, salah satu driver ojek daring asal Kota Depok, Ramli juga mengeluhkan adanya diskon besar-besaran dari salah satu penyedia jasa ojek online asal Malaysia. Sehingga persaingan antara ojek online tidak sehat.

Dia mengeluhkan sikap penyedia ojek daring tersebut yang menurunkan diskon yang tidak wajar, dan berharap pemerintah mau mengatur regulasi atas masalah ini.

“Orang Depok itu suka yang harganya murah atau diskon. Banyak driver yang ngeluh, bahkan sampai demo cuma minta kesejahteraannya,” kata Ramli.

Loading...

loading...

Feeds