Polisi Selidiki Kematian Amaliyah yang Tewas Mengambang di Sungai Ciliwung

ilustrasi mayat

ilustrasi mayat

POJOKJABAR.com, DEPOK – Amaliyah (34), mayat perempuan bercincin emas yang tewas mengambang di Sungai Ciliwung ternyata sempat terakhir kali berpamitan keluar rumah dengan alasan ingin bertamu ke rumah saudaranya.

Korban diketahui meninggalkan rumah pada Sabtu (25/5/19) siang.

”Sabtu pagi sebelum ditemukan bibi saya sedang nonton tv, siang sudah jalan ke rumah saudara di Kebun Duren, dan Rawa Geni,” kata keponakan almarhumah Amaliyah, Purnomo kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Purnomo melanjutkan, keluarga juga tak menaruh curiga ketika Amaliyah izin keluar rumah. Sebab, Amaliyah kerap memberikan kabar jika mau bertamu ke rumah saudara atau bepergian dengan sang pacar.

”Biasanya nginep di rumah bibinya, dan main ke rumah pacarnya,” kata Purnomo.

Namun, keluarga mulai was-was kala mendengar berita jika ada wanita yang ditemukan tewas mengambang di sungai Ciliwung. Dari kabar tersebut, akhirnya keluarga mengecek ciri-ciri bibinya dengan wanita yang meninggal dunia tersebut.

”Senin (27/5) ditemukan sudah enggak bernyawa. Sesuai ciri-ciri itu membenarkan bahwa yang meninggal dunia bibi saya (Amaliyah, red),” jelasnya.

Diketahui identitas korban terungkap setelah polisi menerima laporan keluarga Amaliyah. Keluarga sempat mengecek ciri-ciri jenazah korban usai dievakuasi polisi ke ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Amaliyah ditemukan tewas mengambang di Sungai Ciliwung, tepatnya di Kelurahan Ratu Jaya Gang Masjid RT6/RW5 Pancoranmas, Kota Depok, Senin (27/5).

Dari penyelidikan sementara, sosok mayat yang membuat gempar warga itu ternyata bernama Amaliyah (34), warga Kelurahan Cipayung Jaya Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Terkait penemuan mayat itu, hingga kini polisi masih menyelidiki penyebab korban meninggal dunia.

(RD/rub/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds