Dian Sastro Uji Mahasiswa Vokasi Humas UI

Dian Sastrowardoyo menguji talenta kerja mahasiswa Vokasi Humas Universitas Indonesia.

Dian Sastrowardoyo menguji talenta kerja mahasiswa Vokasi Humas Universitas Indonesia.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Program Studi Vokasi Humas Universitas Indonesia menggelar Uji Talenta Kerja berbasis Kompetensi Mata Kuliah, sebagai bagian persiapan memasuki dunia kerja. Ujian berlangsung di Gedung C Vokasi UI, Kota Depok.

Para penguji adalah profesional dari berbagai bidang di antaranya Dian Sastrowardoyo, Muhammad Qadavi, Etsa Amanda, Maria Britta, Albert Koto, Ria Maharani, Sari Wardi Astuti, Farida Widyastuti, Rini Soraya, Ariyani Marwadi, Reska Herlambang, Anggi Nurjihan, yang mewakili pelaku industri kreatif, perusahaan startup dan unicorn, perbankan, pertambangan, media, talent management, dan lainnya.

“Kehadiran para penguji profesional ini menyusul sederet profesional lainnya yang telah lebih awal mengajar sebagai pengajar praktik secara reguler di Program Vokasi Humas (dahulu komunikasi),” ungkap Ketua Program Studi Vokasi Humas UI, Devie Rahmawati kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Adapun para profesional tersebut ialah Reza Rahadian, Sheila Timothy, Angga Dwi Sasongko, Acha Septriasa, William Utomo, Krishna Nugraha, Wida Septarina, Bernaldi Pamuntjak, Asep Sutresna, dan lainya. Mereka bersama pengajar teori di Program Vokasi Humas, mengajar dengan sistem team teaching untuk 16 kali pertemuan selama satu semester.

Adapun soal-soal yang diujikan meliputi tiga aspek yaitu Presentation (Clear and relevant content, compact and straight forward, clear and relevant visualization, proper animation (if any slides), time management); Personal (Posture, Appearance, Articulation, Eye contact, Confident, Positive mindset); Interaction (Understanding the question, Sharp answering, Flow of thought, Ability to implement learning from campus to daily activity or responding to the question).

“Uji kompetensi Talenta Kerja berbasis mata kuliah ini merupakan upaya Program Vokasi Humas, memastikan para mahasiswa memiliki pengalaman nyata berkompetisi merebut kursi di industri,” ujar Pengajar Teori sekaligus Co-Founder Klinik Digital Vokasi UI, Amelita Lusia.

Selain itu, ujian ini menjadi salah satu cara industri untuk lebih awal mendapatkan SDM berkualitas (talent search) untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja.

“Program studi Vokasi Humas, sejak tahun lalu telah menerapkan kurikulum 3-2-1 secara utuh, dimana para mahasiswa selama tiga semester akan menempuh pendidikan di kelas dan laboratorium, lalu selama dua semester melakukan studi di industri secara penuh dan satu semester kembali ke laboratorium atau tetap berada di industri untuk menyusun laporan akhir,” pungkas dia.

(RD/gun/pojokjabar)

loading...

Feeds