PPDB 2019: SKTM Dihapus, KIP Diberlakukan

Ilustrasi PPDB

Ilustrasi PPDB

POJOKJABAR.com, DEPOK – Orangtua siswa mesti tahu aturan baru, Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP dan SMA tahun pelajaran 2019-2020 di Depok. Rabu (15/5/19), ternyata masuk SMP Negeri tidak lagi menggunakan SKTM untuk jalur siswa miskin/tidak mampu.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mulyadi mengatakan, surat pernyataan tidak mampu dibuat oleh orangtua calon siswa, lalu diajukan ke sekolah asal. Setelah itu sekolah mensurvei ke rumah siswa, untuk mencocokan dengan kategori yang dibuat oleh Dinas Sosial.

Kemudian setelah disurvei, surat yang dibuat orangtua siswa harus diketahui oleh RT dan RW setempat. Guna memastikan keabsahan dari surat tersebut, orangtua siswa harus membuat surat pertanggungjawaban mutlak diatas materai 6.000. Setelah itu baru sekolah asal mengeluarkan surat pernyataan dari kepala sekolah, membenarkan siswanya termasuk kategori tidak mampu.

“SKTM sudah tidak ada lagi pada PPDB tahun 2019-2020. Tapi diganti dengan surat pernyataan yang dikeluarkan oleh sekolah asal. Jadi sudah tidak ada lagi calon siswa yang menyalahgunakan surat tersebut,” kata Mulyadi kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), di Balaikota Depok, Rabu (15/5/19).

Mulyadi menerangkan, selain jalur siswa tidak mampu pada PPDB 2019-2020 terdapat lima jalur lainnya. Diantaranya, jalur inklusi, luar kota, PTK, prestasi lokal, dan zonasi regular. Masih sama seperti tahun sebelumnya, zonasi merupakan penilaian utama dalam keenam jalur tersebut.

Adapun rinciannya, untuk jalur siswa tidak mampu memiliki kuota 20 persen, khusus jalur inklusi seluruh sekolah wajib menerima siswa ABK sebesar 5 persen. Sedangkan kuota untuk jalur luar kota hanya 3 persen, untuk orangtuanya berstatus guru (PTK) sebesar 5 persen.

loading...

Feeds