Belum 100 Persen Jadi, Main di Alun-alun Kota Depok Harus Tetap Waspada

Warga berolahraga di kawasan Alun-alun Kota Depok, Minggu (14/4/19). Radar Depok

Warga berolahraga di kawasan Alun-alun Kota Depok, Minggu (14/4/19). Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Memiliki alun-alun merupakan impian masyarakat Kota Depok, sebagai ruang interaksi, dan tempat hiburan keluarga. Dua pekan setelah diresmikan Walikota Depok Mohammad Idris, alun-alun langsung diserbu saban Sabtu dan Minggu. Kendati sudah berekpresi tanpa batas, tetap waspada, karena masih terdapat kawasan yang berbahaya.

Alun-alun Kota Depok belum 100 persen jadi, baru sekitar 50 persen dari 3 hektar total luas alun-alun. Kondisi yang mulai ramai dikunjungi warga, tentu perlu mendapat perhatian khusus.

Pantauan Radar Depok (Pojoksatu.id Group), karena seluruh bangunannya belum selesai, masih terdapat seng penutup proyek di sisi utara. Dan sedikit di barat alun-alun Kota Depok. Selain itu, kebersihannya juga harus menjadi perhatian.

Di setiap sudut masih menemukan sampah berserak, bahkan toilet yang belum seratus persen berfungsi lantainya dibiarkan kotor.

“Paling masih kotor aja sih, kesadaran masyarakat juga yang masih kurang dengan membuang sampah sembarangan,” terang warga Kelurahan Cilodong, Ade Irawan kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Minggu (14/04/2019).

Kondisi pagar pembatas ke sungai yang membelah alun-alun perlu diperhatikan. Karena banyak anak kecil yang bermain disisi sungai, dikhawatirkan akan terjatuh.

“Di sisi sungai saja itu agak bahaya, masa nggak ada pembatasnya,” beber Ade.

Namun, hal menggembirakan dirasakan Riki warga Pancoranmas. Dia senang karena di alun-alun sudah terdapat skate park, dan BMX.

“Sekarang depok keren, kita bisa latihan Skateboard di skate park,” kata Riki.

loading...

Feeds

Masyarakat sekitar mengevakuasi korban longsoran Galian C. Foto./Istimewa

Galian C Argasunya Telan Korban Jiwa

Dengan adanya kejadian kecelakaan yang mengakibatkan meninggalnya seorang pekerja di lokasi lahan galian pasir milik perorangan, kami berharap pemilik lahan …