Toko Kelontong di Depok Digerebek, Sabu Rp 30 Miliar Simpan di Ember

Pelaku Yusuf sedang membawa barang bukti sabu yang di simpan dalam ember. Radar Depok

Pelaku Yusuf sedang membawa barang bukti sabu yang di simpan dalam ember. Radar Depok

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, DEPOK – Entah apakah terungkapnya kasus ini yang disebut-sebut pembuktian Kota Depok, ada 9 kampung narkoba. Sabtu (23/3/19), Badan Narkotika Nasional (BNN), menggerebek sebuah toko kelontong di Jalan Baru Plenongan, RT1/19, Kecamatan Pancoranmas milik Yusuf.

Dalam warung tersebut BNN mendapati sabu siap edar seberat 10 kilogram (Kg). Pengembangan tak berhenti, Zaky yang sedang mengendarai kendaraannya dihentikan BNN di Jalan Baru Plenongan, membawa barang bukti sebuah tas berwarna hitam berisi sabu sebanyak 10 bungkus atau 10 Kg.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengatakan, penangkapan terhadap jaringan narkotika Malaysia-Aceh-Medan-Jakarta-Depok ini dilakukan, Sabtu (23/3). Penangkapan dilakukan di dua lokasi yang berbeda.

“Kami berhasil mengamankan dua tersangka yakni Yusuf dan Zaky,” kata Jenderal Bintang Dua ini, kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group) melalui keterangan persnya.

Menurut dia, pengungkapan kasus tersebut dilakukan di dua lokasi. Yakni, di Jalan Baru Plenongan RT1/19 Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoranmas, sekra pukul 15:30 WIB. Dari seorang tersangka bernama Zaky BNN mengamankan barang bukti, sebuah tas berwarna hitam berisi sabu-sabu sebanyak 10 bungkus.

 

Sabu-sabu-di-Depok-1

TKP penggerebakan peredaran narkotika jenis sabu-sabu pada salah satu warung di kawasan Jalan Baru Plenongan, RT 01 RW 19, Kecamatan Pancoranmas, Minggu (24/3/19).

Kemudian, berdasarkan pengembangan yang dilakukan BNN menemukan Yusuf sebagai pengendali, yang berhasil ditangkap di Jalan Serua Raya Bojongsari, Kota Depok, sekitar pukul 16:00 WIB. Ditempat Yusuf, BNN juga mengamankan 10 bungkus sabu siap edar, yang disimpan di atas loteng di dalam ember warungnya di Jalan Baru Plenongan.

“Pengungkapan berhasil berdasarkan info yang diterima anggota BNN dari masyarakat, bahwa akan ada transaksi,” kata Arman Depari.

Dari keterangan tersangka, diketahui barang bukti narkoba tersebut berasal dari dari Malaysia diselundupkan melalui laut ke Aceh masuk Medan lalu dibawa ke Jakarta. Melalui jalur darat menggunakan bus umum, dan kemudian disimpan di Depok untuk diedarkan sesuai pesanan. Sehingga total sabu dari tangan Zaky dan Yusuf yang berhasil disita petugas kata Arman sebanyak 20 Kg senilai sekitar Rp 30 Miliar.

loading...

Feeds