Sidang Sengketa Pasar Kemirimuka, Riwayat Tanah Jadi Senjata

MASIH BERTAHAN: Tampak terlihat Pasar Kemiri Muka, Beji yang merupakan salah satu pasar tradisional yang masih bertahan sampai saat ini di Kota Depok. Ahmad Fachry/Radar Depok

MASIH BERTAHAN: Tampak terlihat Pasar Kemiri Muka, Beji yang merupakan salah satu pasar tradisional yang masih bertahan sampai saat ini di Kota Depok. Ahmad Fachry/Radar Depok

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, DEPOK – Jelang sidang sengketa Pasar Kemirimuka dengan Pemkot Depok. Pedagang pasar akan menyiapkan riwayat tanah, sebagai senjata baru dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Selasa (26/3/19) mendatang.

Kuasa hukum pedagang Pasar Kemirimuka, Leo Prihardiansyah mengaku, serius membantu pemerintah Kota Depok untuk melawan PT Petamburan Jaya Raya dalam sidang gugatan Pemkot Depok.

Menurut Leo, pedagang dan Pemkot Depok sama-sama ingin berjuang mempertahankan lahan pasar yang telah lama bersengketa tersebut.

Dia mengatakan, akan membawa bukti baru berupa Kohir dan sejarah awal tanah yang menjadi sengketa. Dari bukti tersebut akan terlihat siapa sebenarnya yang paling berhak, untuk memiliki dan mengelola lahan pasar kemirimuka. “Kita akan bawa Kohir, dan sejarah awal terbentuknya pasar Kemirimuka,” kata Leo kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Rabu (20/03/2019).

Dia berharap, dalam persidangan yang akan dilaksanakan Pemkot Depok dapat memenangkan sengketa tersebut. Karena akan mempengaruhi nasib pedagang pasar yang sudah berdagang disitu.

“Kami berharap majelis hakim bisa lebih adil dalam memutuskan perkara tersebut. Sidang selanjutnya Selasa, 26 Maret 2019,” tegas Leo.

Sementara itu, Koordinator pedagang Pasar Kemirimuka, Karno mengatakan, akan tetap bertahan di Pasar Kemirimuka. Menurutnya sejak awal pedagang sudah berjualan di Pasar Kemirimuka dengan dilindungi pemerintah, terbukti dengan ditempatkan UPT Pasar Kemirimuka.

“Kami akan tetap bertahan karena kami yakin itu merupakan lahan milik pemkot Depok,” pungkasnya.

(RD/rub/pojokjabar)

loading...

Feeds