Bawaslu Kota Depok: Ada Rambu Kampanye di Medsos

Ilustrasi media sosial (medsos)

Ilustrasi media sosial (medsos)

POJOKJABAR.com, DEPOK – Dalam tahapan Kampanye Pemilu 2019, Bawaslu Kota Depok menegaskan, setiap peserta pemilu bebas berkampanye di media sosial (Medsos).

Namun, mengikuti aturan dan rambu-rambu yang berlaku. Hal tersebut disampaikan, Kordiv pencegahan, Humas dan Hubal Bawaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana saat dihubungi Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Minggu (17/03/2019).

“Diperkenankan menggunakan media sosial sebagai metode kampanye. Boleh saja, peserta pemilu kampanye di Medsos,” kata Dede kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Ia menilai, aktivitas kampanye di medsos lebih efektif dalam mengenalkan peserta pemilu, dibandingkan pemasangan alat peraga kampanye (APK). Sebab, generasi muda dan masyarakat hampir setiap hari menggunakan medsos dan beraktivitas di dunia maya.

“Hal ini menjadi potensi untuk mengenalkan peserta pemilu dan program atau berkampanye,” terangnya.

Namun, sambung Dede, tetap ada rambu-rambu yang harus dipatuhi peserta pemilu, yakni tidak mengunggah informasi yang bersifat hoax, hate speech, negatif campaign, black campaign, menyingung SARA.

Karenannya, untuk mengantisipasi kampanye bermuatan negatif tersebut, peserta pemilu wajib mendaftarkan akun resminya kepada KPU dan Bawaslu.

“Hal ini memudahkan penyelenggara pemilu melakukan pemantauan. Dan, ketika ditemukan konten-konten yang melanggar ketentuan kampanye, maka Bawaslu dan KPU dapat memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Dede.

Akun yang didaftarkan, Dede menambahkan, setiap peserta pemilu boleh mendaftarkan hingga 10 akun untuk setiap platform medsos.

“Sampaikan kelebihan, program, visi misi dengan warna-warna bangsa, warna persaudaraan, kesantunan, kesatuan dalam keragaman,” pungkas Dede.

(RD/cky/pojokjabar)

loading...

Feeds

Masyarakat sekitar mengevakuasi korban longsoran Galian C. Foto./Istimewa

Galian C Argasunya Telan Korban Jiwa

Dengan adanya kejadian kecelakaan yang mengakibatkan meninggalnya seorang pekerja di lokasi lahan galian pasir milik perorangan, kami berharap pemilik lahan …