Sistem Ganjil Genap di Jalan Margonda Raya Usai Pemilu

Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Jalan Margonda Raya. Radar Depok

Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Jalan Margonda Raya. Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Jalan raya di Kota Depok khususnya Margonda, hingga saat ini masih saja padat. Bahkan tak jarang ketika jam sibuk kendaraan dari dua arah di Margonda menghasilkan kemacetan yang panjang hingga ke pertigaan jalan Dewi Sartika dan Kartini.

Padahal, jalur tersebut sudah dibantu dengan diberlakukannya Sistem Satu Arah (SSA). Menyikapi hal ini, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bersama Dinas Perhubungan Kota Depok bakal menerapkan sistem tambahan. Yaitu, ganjil genap (Gage). Tujuannya mengurai kemacetan di Jalan Raya Margonda.

Direktur Prasarana BPTJ, Heru Wisnu Wibowo mengatakan, keberadaan gedung tinggi seperti apartemen, pusat perbelanjaan, dan restoran di Kota Depok memungkinkan salah satu penyebab macet di ruas jalan tersebut. Serta minimnya luas jalan juga berimbas pada kemacetan.

“Depok jangan cuma memikirkan bangunan saja tanpa memikirkan transportasinya seperti apa. Waktu itu saya pernah bicara dengan Dishub Depok mau menerapkan Gage di Sabtu-Minggu, tapi nanti setelah 17 April 2019,” kata Heru kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Jum’at (15/03/2019).

Pembicaraan soal Gage antara BPTJ dengan Dishub Depok baru dibahas sekitar Februari 2019. Heru menegaskan, Gage lebih tepat diterapkan saat hari kerja (weekday) ketimbang akhir pekan. Kenyataannya pada hari kerja ruas Jalan Raya Margonda tidak sepadat Sabtu dan Minggu.

loading...

Feeds