Benda Cagar Budaya di Kota Depok Jangan Dihapus

 Bangunan yang dibangun abad ke-18 bernama Rumah Cimanggis di kawasan lahan RII di kawasan Kecamatan Sukmajaya. Ahmad Fachry/Radar Depok

Bangunan yang dibangun abad ke-18 bernama Rumah Cimanggis di kawasan lahan RII di kawasan Kecamatan Sukmajaya. Ahmad Fachry/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Belum lama ini, bangunan rumah Cimanggis ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya (BCB) di Kota Depok. Agar tetap dilestarikan bangunan tersebut harus segera di revitalisasi. Karena kondisinya saat ini cukup memprihatinkan.

Pemerhati sejarah Kota Depok, Ratu Farah Diba menuturkan, pemerintah harus segera memperbaiki BCB. Salah satunya revitalisasi secara bertahap.

“BCB yang sudah ditetapkan sebaiknya segera direvitalisasi. Karena sejak penetapan belum ada perbaikan. Kalau biayanya besar, kan bisa bertahap,” ucap Farah kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Dia mengatakan Rumah Cimanggis kondisi yang tersisa hanya tinggal 50 persen, parahnya kondisi bagian atas rumah sama sekali tak tersisa. Jika tidak segera dibenahi bangunan rumah Cimanggis malah bisa tinggal kenangan.

“Syarat untuk penghapusan BCB bisa dilakukan jika banguynannya sudah hancur, masa baru diresmikan, bakal ada penghapusan BCB,” kata Farah.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan, dan Pengembangan Pariwisata, Disporyata Kota Depok, Neng Sugiharti mengatakan, pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan pemerhati budaya, dan BCB di Kota Depok untuk membentuk TACB.

Nantinya TACB bertugas untuk melakukan kajian terhadap yang diduga sebagai benda cagar budaya seperti situs, bangunan, benda, atau kawasan yang sesuai dengan yang diatur dalam UU nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya.

“Kalau TACB sudah terbentuk rencana pelestarian BCB bisa segera dilakukan dengan menjalankan program kerja TACB,” kata Neng Sugiharti.

(RD/rub/pojokjabar)

loading...

Feeds