Warga Bojongsari Depok Meninggal Usai Disengat Puluhan Tawon Baluh

Aparatur Kelurahan Bojongsari saat mengunjungi kedialam Almarhum Mihad yang tersengat tawon di Jalan Swadaya RT2/13, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari,senin (4/3/19). Dicky/Radar Depok

Aparatur Kelurahan Bojongsari saat mengunjungi kedialam Almarhum Mihad yang tersengat tawon di Jalan Swadaya RT2/13, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari,senin (4/3/19). Dicky/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Masyarakat Kelurahan/Kecamatan Bojongsari gempar. Mihad, dinyatakan meninggal setelah disengat puluhan Tawon Baluh.

Pria berusia 58 tahun itu tak tahan melawan racun, yang tersengat ditubuhnya saat ziarah ke Tempat Pemakaman Umum Islam (TPUI) Gang Pusara.

Menantu Mihad, Nurdin mengatakan, meninggalnya Mihad disebabkan usai terkena serangan Tawon Baluh bersama istrinya : Halimah. Saat itu, pasangan suami istri tersebut akan melakukan ziarah kemakan sanak saudaranya yang berada di TPUI Gang Pusara.

“Saat itu Sabtu (2/3/19) sekitar pukul 11:30 WIB, almarhum bapak ke makam,” ujar Nurdin kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Senin (04/03/2019).

Nurdin menjelaskan, saat Mihad memasuki areal makam, melihat empat anak berlari dari dalam makam menuju luar makam. Belum sempat turun dari sepeda motor. Mihad bersama istri langsung diserang puluhan Tawon Baluh keseluruh kujur tubuhnya, dan hingga terjatuh dari motor.

Usai disengat, lanjut Nurdin Mihad bersama istrinya pulang kerumah dan melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga. Nurdin menambahkan, Mihad bersama istri sempat dilarikan kesejumlah rumah sakit.

Namun, menurut hasil pemeriksaan jantung, diperkirakan racun Tawon Baluh telah menyerang sekujur tubuh Mihad. Beruntung, Halimah mampu bertahan dikarenakan saat tersengat lebah menggunakan pakian tertutup.

“Bapak meninggal kemarin sekitar pukul 06:00 WIB Senin (4/3),” terang Nurdin.

Sementara itu, Lurah Bojongsari, Undang Hidayat yang hadir kerumah duka mengungkapkan, peristiwa tersebut merupakan pertama kali di Kelurahan Bojongsari.

Udang meminta, masyarakat Bojongsari untuk waspada terkait binatang berbisa maupun yang dapat melukai masyarakat, seperti Tawon maupun ular berbisa.

Apabila menemukan indikasi tersebut, lanjut Undang masyarakat dapat segera memberikan laporan kepada pengurus lingkungan, maupun Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyalamatan Kota Depok. Nantinya, laporan masyarakat masyarakat akan dilakukan penindaklanjutan untuk dilakukan penanganan.

“Apalagi diwilayah Bojongsari terdapat UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari,” tutup Undang.

(RD/dic/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds