Wujudkan Smart City, 12 APILL di Kota Depok Dilengkapi CCTV

Para pengendara saat berada di kawasan Simpang Tugu Jam, Minggu (3/3/19), Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) yang dilengkapi dengan kamera Closed Circuit Television (CCTV). Ahmad Fachry/Radar Depok

Para pengendara saat berada di kawasan Simpang Tugu Jam, Minggu (3/3/19), Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) yang dilengkapi dengan kamera Closed Circuit Television (CCTV). Ahmad Fachry/Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Sebagai upaya mewujudkan kota cerdas alias smart city. Pemerintah Kota Depok terus mengubah sarana dan prasarana ke berbasis teknologi.

Sebanyak 12 Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di beberapa lampu lalu lintas, dilengkapi dengan kamera Circuit-Closed Television (CCTV).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, sebanyak 12 lampu lalu lintas sudah terpasang CCTV, yang terkoneksi langsung dengan Area Traffic Control System (ATCS). Pihaknya dapat memonitoring jalannya arus lalu lintas di ruas jalan Kota Depok.

“Sekarang sudah ada 12 APILL yang tersambung ke ATCS, jadi kalau ada kemacetan dan gangguan arus lalu lintas bisa langsung kami tangani di lihat dari monitor disini,” kata Dadang kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Minggu (03/03/2019).

Selain memonitoring situasi arus lalu lintas khususnya di jalan protokol. Dishub Depok juga dapat mengatur lamanya waktu lampu lalu lintas yang dikendalikan dari ATCS.

“Jika volume kendaraan mengalami kemacetan, durasinya bisa kita atur, misalnya lampu hijau yang tadinya sepersekian detik kita atur ulang sesuai dengan kondisi yang ada. Dengan begitu kemacetan panjang bisa dihindari,” papar Dadang.

Adapun 12 APILL yang terpasang CCTV dan tersambung ke ATCS, di anataranya, Simpang Juanda, Ramanda, Siliwangi, Simpang PLN Nusantara, Simpang Tol Cijago, Bojong Sari, Simpang GDC, Simpang Sengon, Simpang PAL UI, Simpang Al Huda, Simpang Depok dan Simpang Brigif Cilodong.

Ke depan, Dishub Depok juga berencana menambah CCTV di Simpang M. Yasin yang berada di Jalan Akses UI, Kelapa Dua. Sebab, aktivitas lalu lintas di ruas jalan tersebut kerap tersendat.

“Di sana karena memang itu rusak total, harus diganti, jadi akan ambil fiber optiknya dari Simpang M. Yasin, akan kita inventariskan fiber optiknya dari sana. Itu akan dilengkapi CCTV juga di sana,” bebernya.

(RD/san/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds