KTP-el Penghayat di Kota Depok Belum Berlaku

Ilustrasi KTP

Ilustrasi KTP


POJOKJABAR.com, DEPOK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok belum membuka ‘gerbang’ bagi masyarakat pemeluk aliran kepercayaan (Penghayat), untuk mengubah status agama yang tertera di kolom KTP Elektronik (KTP-el). Hal itu masih terkendala sistem komputerisasi yang belum diperbarui.

Kepala Seksi Identitas Penduduk Disdukcapil Kota Depok, Jaka Susanta mengatakan, sistem komputer perekaman KTP-el milik Disdukcapil belum sesuai versi terbaru. Sehingga tidak dapat merekap seluruh data masyarakat Penghayat yang ada di Kota Depok.

“Kami belum mendata lagi ada berapa banyak warga yang ingin mengubah kolom aliran kepercayaan itu. Karena kalau sekarang diubah, nanti menghambat jalannya pendataan di kelurahan bisa jadi terhenti,” kata Jaka kepada Radar Depok, di Balaikota Depok, rabu (27/2/19).

Dia mengungkapkan, sambil menunggu versi terbaru dan tidak menghambat proses perekaman KTP-el di kelurahan. Pihaknya akan bergerilya ke beberapa wilayah yang terdata sebagai penganut aliran kepercayaan di Disdukcapil.

“Kami belum bisa lakukan secara serentak, harus pelan-pelan dulu. Tapi, insyaallah di 2019 ini sudah berlaku seperti daerah lain,” ujarnya.

Namun, ketika dimintai keterangan perihal jumlah warga yang terdata memeluk aliran suatu kepercayaan, Jaka mengelak dan enggan memberikan keterangan lanjutan. Alasannya, kembali lagi kepada sistem yang belum memadai untuk perekaman ulang KTP-el.

“Petugas di kelurahan mencatat, nanti mereka yang menyerahkan kepada kami. Makanya, kami belum bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai penulisan kolom agama penghayat itu. Takutnya, nanti membludak yang datang,” tangkasnya.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds

Rektor IPB Arif Satria dirawat di RS EMC Sentul Bogor

Rektor IPB Positif Covid-19 Lagi

Rektor institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria, terkonfirmasi positif Covid-19 kedua kalinya, usai sempat positif pada September 2020.