Forkopimda dan Partai Politik di Kota Depok Komitmen Jaga Pemilu Damai

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok, tokoh masyarakat, dan perwakilan partai politik menghadiri deklarasi pemilu damai yang diselenggarakan di Aula Atmani Adgi Wedhana, Polresta Depok, Selasa (26/2/19). Ahmad Fachry/Radar Depok

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok, tokoh masyarakat, dan perwakilan partai politik menghadiri deklarasi pemilu damai yang diselenggarakan di Aula Atmani Adgi Wedhana, Polresta Depok, Selasa (26/2/19). Ahmad Fachry/Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Kurang lebih 48 hari lagi pesta demokrasi Pemilu 2019 digelar. Forkopimda dan partai politik di Kota Depok berkomitmen menjaga kondusivitas jalannya pemilu, dalam deklarasi Pemilu Damai 2019 di Mapolresta Depok, selasa (26/2/19).

Kapolresta Depok, Kombes Pol Didik Sugiarto mengatakan, selama masa kampanye Pemilu 2019 masyarakat dan parpol telah bekerjasama dengan baik menjaga kondusivitas serta kerukunan. Ini juga berkat kerjasama unsur TNI, Polri, dan Pemkot Depok.

“Tak lupa penyelenggara pemilu, yakni KPU dan Bawaslu turut menjaga kondusivitas. Walaupun beda pilihan, tetapi kita semua tetap bersaudara,” kata Didik kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Didik berharap, parpol agar tidak menjadikan tempat ibadah untuk berkampanye, menyampaikan ujaran kebencian dan berita bohong (hoaks). Sebab, kampanye di tempat ibadah dapat memicu pertikaian di masyarakat.

“Demi menciptakan Depok kondusif, aman, rukun dan damai, kami imbau tidak menjadikan tempat ibadah sebagai tempat kampanye politik. Harus saling menghargai, mengikuti aturan hukum yang ada,” tegasnya.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menuturkan, Depok merupakan kota heterogen, terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras. Sehingga Pemkot Depok siap membantu kepolisian dan penyelenggara pemilu tetap menjaga ketentraman masyarakat. “Kami terus sosialisasi kepada masyarakat agar menggunakan hak suara saat pemilu.

Jika ditemukan situasi kamtibmas yang dapat diselesaikan persuasif, kami siap kelapangan membantu polisi,” tutur Pradi. Hadir dalam deklarasi tersebut, Dandim 0508/Depok, Letkol Inf Eko Syah Putra Siregar yang juga akan turut serta mengerahkan pasukannya menyukseskan pemilu 2019.

“Sesuai dengan perintah Panglima TNI, kami siap menjaga kondusivitas dan menyukseskan pemilu 2019,” tegasnya.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna menyampaikan beberapa persiapan terkait pemilu yang tinggal 48 hari lagi. Pihaknya tengah mempersiapkan logistik pemilu, seperti kotak suara, bilik suara, dan surat suara.

“Surat suara Pilpres baru sampai di KPU Depok (kemarin, red) pagi. Langsung kami sortir surat suara itu agar dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ungkap Nana kepada Radar Depok.

Pada pemilu 2019, KPU Depok bertekad menyelenggarakan pemilu yang zero sengketa, zero pemilihan ulang, zero komplain dan menargetkan 80 persen partisipasi pemilih di Kota Depok.

“Kami juga senantiasa berusaha menyelenggarakan pemilu yang sesuai ketentuan, independen dan berintegritas,” pungkasnya.

(RD/san/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds