Hepatitis A, Dinkes Kota Depok: Tak Terapkan PHBS

Para pelajar di SDN Sukamaju 9 sedang membeli makanan (jajanan) di luar sekolah saat jam istirahat. Sani/Radar Depok

Para pelajar di SDN Sukamaju 9 sedang membeli makanan (jajanan) di luar sekolah saat jam istirahat. Sani/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Dinas Kesehatan Kota Depok mengeluarkan hasil pemeriksaaan laboratorium 34 sampel jajanan di empat SDN yang siswanya terjangkit Hepatitis A, Januari 2019. Hasilnya negatif. Jajanan tersebut bukan penyebab para siswa terjangkit Hepatitis A.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita mengatakan bila ternyata penyakit yang muncul disebabkan karena tidak menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Pemeriksaan laboratorium di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP).

Subyek jajanan, berasal dari SDN Mekarjaya 12, SDN Mekarjaya 30, SDN Sukamaju 6, dan SDN Sukamaju 9,” kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Rabu (20/02/2019).

Ia mengatakan, Dinkes Kota Depok sebelumnya masih menduga adanya indikasi jajanan di pedagang depan sekolah yang jadi penyebab siswa terkena Hepatitis A.

“Salah satu penyebab seseorang terjangkit virus itu, karena mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri berbahaya,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengimbau kepada seluruh sekolah agar terus menggelorakan PHBS ke peserta didik. PHBS meliputi mencuci tangan dengan sabun, baik setelah buang air besar dan kecil, serta sebelum dan sesudah makan.

“Itu tanggung jawab sekolah langsung yang menyiapkan sabun. Lalu toilet juga harus banyak, 1 banding 50. Jadi, 1 toilet untuk 50 siswa,” terangnya.

(RD/san/pojokjabar)

loading...

Feeds