Tak Kantongi Izin, Aktifitas Galian Tanah di Sukmajaya Depok Dihentikan

SEGEL: Pol PP menghentikan aktivitas galian tanah di Kampung Serab kemarin. RUBIAKTO/RADAR DEPOK

SEGEL: Pol PP menghentikan aktivitas galian tanah di Kampung Serab kemarin. RUBIAKTO/RADAR DEPOK

POJOKJABAR.com, DEPOK – Satpol PP Kota Depok menghentikan pekerjaan galian tanah, di wilayah RW05, Jalan RRI, Kampung Serab, Sukmajaya, Depok. Galian dianggap mengganggu.

“Kami menjalankan perintah untuk menghentikan aktifitas galian tanah, kami juga menyita kunci dari kendaraan yang dipakai oleh pihak galian, untuk mengangkat tanah” kata Kepala Seksi Transmas Tibum Satpol PP Kota Depok, R Agus kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan penghentian aktifitas galian tanah yang ada di Kampung Serab ini dikarenakan, mereka tidak memiliki ijin. Dengan demikian pihaknya menerjunkan petugas untuk datang kelokasi dan langsung memberhentikan aktifitas galian tanah.

Dia menjelaskan, kegiatan galian di Kampung Serab telah melanggar Perda Kota Depok No 16 tahun 2012 tentang pembinaan dan pengawasan ketertiban umum, tertulis di pasal 13.

Bahwa, setiap orang atau badan dilarang melakukan penggalian dan pengurukan tanah yang tidak sesuai dengan ijin rekomendasi yang diberikan oleh pejabat yang berwenang serta dapat membahayakan orang lain dan lingkungan disekitar lokasi penggalian atau pengurukan.

“Kami sudah menghentikan kegiatan galian tanah Parung Serab. Sebelum ada ijinnya, mereka tidak boleh ada aktifitas penggalian tanah dilokasi tersebut” kata Lienda, kemarin.

Diketahui sebelumnya, aktifitas galian tanah yang terletak di Kampung Serab, tepat didepan maskas Garnisun, memang sudah diprotes warga, karena merusak jalan dan mengganggu masyarakat sekitar.

Bahkan, sambungnya, truk pengangkut tanah itu juga sudah menelan korban luka luka, lantaran truk galian tanah yang ugal-ugalan dan menabrak pohon dan tiang PJU. Sehingga, seorang warga menjadi korban tertimpa pohon dan dirawat ke rumah sakit.

“Selama adanya galian tanah ini, mata saya terganggu akibat debu dari tanah, dan ketika Hujan, jalanan jadi licin dari Tanah yang menempel di jalan raya, kami warga sangat terganggu, kami harap Pemkot Depok, terus mengawasi galian tanah itu” sahut Romlih, warga Kampung Serab.

(RD/rub/pojokjabar)

loading...

Feeds