Sosialisasikan Pemilu 2019, Relawan Demokrasi KPU Kota Depok Terus Bergerak

Relawan Demokrasi sedang memberikan informasi terkait Pemilu 2019 kepada Kelompok Bank Sampah di RT03/02 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung. Ricky/Radar Depok

Relawan Demokrasi sedang memberikan informasi terkait Pemilu 2019 kepada Kelompok Bank Sampah di RT03/02 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung. Ricky/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sejak dilantik akhir Januari 2019, Relawan Demokrasi (Relasi) KPU Kota Depok terus bergerak untuk membantu tugas penyelenggaran pemilu dalam hal menyosialisasikan pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019.

“Mereka (Relasi) sudah bergerak ke basis mereka masing-masing. Cukup aktif dan mereka semua bersemangat, itu yang saya lihat di grup Whatsapp Relasi,” kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna.

Untuk menunjang tugas mereka di lapangan, lanjut Nana, pihaknya telah membagi-bagikan alat peraga kepada Relasi yang telah direkrut KPU Kota Depok, yakni sebanyak 55 anggota Relasi yang tersebar di 11 kecamatan di Kota Depok.

“Mereka akan menggunakan alat peraga untuk sosialisasi sehingga dapat mempercepat pemahaman terhadap teknis pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang. Relasi mensosialisasikan Pemilu 2019 di wilayah basis masing-masing,” ujar Nana.

Nana melanjutkan, ada beberapa hal yang ditekankan kepada Relasi untuk disosialisasikan kepada masyarakat di antaranya adalah tanggal pelaksanaan, jumlah surat suara dan warnanya.

“Itu sangat penting disosialisasikan kepada warga. Kami juga menegaskan kembali kepada mereka untuk menjaga netralitas,” paparnya.

Nana menjelaskan, Relasi merupakan merupakan salah satu upaya untuk melibatkan masyarakat, karenanya program yang digagas oleh KPU RI dan dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Sedangkan, tujuan dari perekrutan Relasi ini adalah meningkatkan kualitas Pemilu, meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi, membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam agenda pemilu dan demokratisasi.

“Yang paling utama adalah meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu,” ujarnya.

Diketahui, Nana mengungkapkan, tingkat partisipasi Pileg 2014 di Kota Depok sebesar 68,17 persen dan Pilpres tahun 2014 di Kota Depok sebesar 73,72 persen. Sedangkan, untuk Pemilu tahun 2019 ini secara nasional KPU RI menargetkan 77,5 persen.

“KPU Kota Depok untuk Pemilu 2019 ini menargetkan tingkat partisipasi 80 persen. Kami sadar bahwa ini akan sangat membutuhkan kerja keras dan sangat maksimal. Tapi saya yakin dan optimis target tersebut dapat tercapai. Tentu kami tidak bisa mewujudkan itu semua tanpa dukungan dan bantuan seluruh stakeholder yang ada di kota kita ini,” pungkasnya.

(RD/cky/pojokjabar)

loading...

Feeds