CCTV Tilang di Pertigaan Bojongsari Depok Hoax

Ilustrasi CCTV

Ilustrasi CCTV

POJOKJABAR.com, DEPOK – Beredar kabar terkait adanya penilangan melalui Closed Circuit Television (CCTV) dipertigaan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari menjadi viral.

Padahal infromasi yang beredar di masyarakat terkait tilang melalui CCTV tidak benar atau Hoax.

Salah seorang masyarakat Bojongsari, Rohadi mengatakan, penilangan CCTV di pertigaan Bojongsari tersebar disejumlah media sosial.

Tidak sedikit masyarakat memberikan tanggapan atas kebenaran penilangan tersebut. Bahkan, penilangan dilakukan saat masyarakat membayarkan pajak kendaraan bermotor.

“Bahkan ada yang mengaku membayar pajak dan mendapatkan bea tilang mencapai Rp1.800.000,” ujar Rohadi kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Rabu (13/02/2019).

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Sawangan, Iptu Sulung Marsigit mengungkapkan, tilang melalui CCTV di pertigaan lampu merah Bojongsari tidak benar atau Hoaks.

CCTV yang terpasang di pertigaan lampu merah Bojongsari merupakan milik Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat dan belum diserah terimakan kepada Pemkot Depok.

Apalagi lampu merah pertigaan Bojongsari tidak diaktifkan, sehingga tidak mungkin melakukan penilangan di pertigaan tersebut.

Marsigit menjelaskan, CCTV pertigaan lampu merah Bojongsari berfungsi untuk memantau lalu lintas di Jalan Raya Ciputat Parung dengan Jalan Raya Muchtar.

Sebelumnya lampu merah tersebut pernah aktif pada Sabtu (9/2/19), karena terjadi konsrelting di lampu rambu tersebut. Dampaknya, kemacetan panjang menjalar di persimpangan tersebut, sehingga pihaknya berkoordinasi dengan Dishub Kota Depok.

“Volume kendaraan di dua jalan sangat padat sehingga belum memungkinkan untuk dilakukan pemasangan,” tutup Marsigit.

(RD/dic/pojokjabar)

loading...

Feeds