Warga Kota Depok Tak Tahu Harga BBM Turun

Masyarakat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax di salah satu SPBU di kawasan Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (10/10/18). Ahmad Fachry/Radar Depok

Masyarakat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax di salah satu SPBU di kawasan Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (10/10/18). Ahmad Fachry/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Pertamina baru saja mengumumkan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi, yakni Pertamax Tubro, Pertamax, Dex, dan Dexlite.

Kemudian PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM kembali mulai 10 Februari 2019, pukul 00.00.

Hal tersebut dilakukan menanggapi tren menurunnya harga minyak mentah dunia dan penguatan Rupiah terhadap dollar Amerika. Penyesuaian harga BBM ini bervariasi.

Namun, sayangnya sejumlah warga Kota Depok belum mengetahui adanya penurunan harga BBM tersebut. Bahkan, naik turunnya harga BBM dianggap sudah tidak lagi menjadi perhatian warga.

“Saya tidak tahu. Sekarang terlalu sering BBM naik turun, jadi saya kurang perhatikan itu,” ungkap Suwito, warga Kecamatan Cilodong kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Suwito mengaku, kebiasaan membeli BBM dengan menyebutkan harganya daripada liter menyebabkan warga tidak peduli adanya kenaikan BBM.

“Kalau beli kan biasanya Rp20.000, langsung sebut saja harganya. Jadi, ngga perhatikan ukuran liternya,” kata Suwito.

Senada, disampaikan Warga Kecamatan Limo, Yossa. Dia mengaku tidak terlalu memperhatikan harga BBM yang turun.

“Sudah tidak terlalu memperhatikan, paling berdampaknya ketika istri minta tambah uang belanja, kalau turun ya paling dia diam-diam saja,” kata Yossa kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Terpisah, Operator SPBU 34 16505, Kecamatan Limo, Widi Julianto mengat akan, penurunan harga BBM di tempatnya sudah dilakukan.

“Sudah naik sejak semalam, kita ikuti instruksi dari pertamina pusat,” kata Widi.

Sementara, harga kenaikan BBM Pertamax Turbo disesuaikan dari Rp12.000 menjadi Rp11.200 per liter, mengalami penurunan Rp800 per liter, Pertamax disesuaikan dari Rp10.200 menjadi Rp9.850 per liter, turun Rp350 per liter.

Dexlite disesuaikan dari Rp10.300 menjadi Rp10.200 per liter, turun Rp100 per liter, Dex disesuaikan dari Rp11.750 menjadi Rp11.700 per liter, turun Rp50 per liter. Sementara harga Pertalite tetap Rp7.650 per liter.

(RD/rub/pojokjabar)

loading...

Feeds