Lima Pelaku Begal di Tapos Depok Masih Berkeliaran

GALI KETERANGAN : Anggota Buser Polsek Cimanggis sedang meminta keterangan warga di sekitar lokasi kejadian pembegalan Cimpaeun Tapos. INDRA/RADARDEPOK

GALI KETERANGAN : Anggota Buser Polsek Cimanggis sedang meminta keterangan warga di sekitar lokasi kejadian pembegalan Cimpaeun Tapos. INDRA/RADARDEPOK

POJOKJABAR.com, DEPOK – Polisi sepertinya bakal kesulitan mencari lima pelaku begal, di Jalan Raya Tapos, Kelurahan Cimpaeun, Tapos pada Kamis (7/2/19) pukul 03:30 WIB. Keladinya, dua korban begal Irfan (22) dan Fadil tidak mengenali pelaku begal yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polresta Depok.

Menurut Irfan, foto yang ditunjukkan penyidik Unit Reskrim Polsek Cimanggis bukan pelaku yang membacok, merampas sepeda motor, dan mengambil dua handphone (Hp).

“Sempat dikasih unjuk beberapa foto sama polisi, katanya sih pelaku begal juga yang belum ditangkap, tapi enggak ada yang mirip. Memang habis kejadian tadi banyak polisi, Tim Jaguar saja ada,” kata Irfan kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), di Tapos, Jumat (8/2/19).

Selain menduga motif para pelaku karena ingin balas dendam. Dari cara dan nada satu bicara pelaku, dia menduga pelaku dipengaruhi alkohol. Dari kelima pelaku, satu pelaku yang mengenakan jaket warna hitam, postur tubuh sedikit gemuk, dan tinggi sekitar 180 centimeter (Cm) merupakan yang paling beringas.

Sejak tiba di tongkrongan, Irfan dan teman – temanya, pelaku sudah meyeret celurit ke aspal sembari melontarkan ancaman dan diduga merupakan pelaku yang membacok GR (16).

“Sepertinya mabok, karena dari omongan dia ngelantur. Yang paling banyak omong itu yang badannya besar, kemungkinan besar dia juga yang membacok si GR. Kalau yang lainnya sih enggak banyak omong, cuman ngacugin celurit,” ujarnya.

loading...

Feeds