CPNS Depok Jalani Tes Kesehatan, Hasil Diumumkan 17 Januari

JALANI TES: Peserta CPNS saat mengitkuti tes pengecekan fisik di RSUD Kota Depok, Jalan Muchtar Raya, Kecamatan Sawangan, Kamis (10/1/19). Ahmad Fachry/Radar Depok

JALANI TES: Peserta CPNS saat mengitkuti tes pengecekan fisik di RSUD Kota Depok, Jalan Muchtar Raya, Kecamatan Sawangan, Kamis (10/1/19). Ahmad Fachry/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sejumlah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Depok menjalani tes kesehatan di RSUD Kota Depok, kamis (10/1/19). Tes tersebut dilakukan secara bertahap hingga Senin (14/1/19), dengan kriteria tes kesehatan jasmani, rohani, dan bebas narkoba. Diketahui, total CPNS yang mengikuti tes kesehatan ini mencapai 237 orang.

Direktur RSUD Kota Depok, dr. Asloe’ah Madjri mengatakan, dalam tes kesehatan jasmani para CPNS melewati pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter Spesialis Penyakit Dalam. Lalu dilanjut pemeriksaan penunjang di laboratorium. Di antaranya, urine, darah, dan rontgen.

Kemudian, pemeriksaan rohani (kejiwaan) para CPNS dilihat dari The Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI-2) yang berisi 567 butir soal, menggunakan sistem komputerisasi. Dokter yang menangani tes ini adalah dokter Spesialis Kedokteran Jiwa.

“Rumah sakit memberikan surat yang berisi hasil tes kesehatan ini kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Depok,” kata dr. Lulu sapaannya kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Kamis (10/1/19) di RSUD Kota Depok.

Tes ketiga adalah Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN). Ini menjadi kunci utama CPNS diterima atau tidaknya. Surat hasil tes kesehatan yang diberikan ke BKPSDM tersebut, lanjutnya, berisi rincian keseluruhan hasil MCU jasmani, rohani, dan bebas narkoba masing-masing CPNS.

Pantauan Radar Depok, sebanyak 51 CPNS mengikuti tes kesehatan di hari pertama. Para CPNS akan menjalani tes kesehatan yang terbagi menjadi empat hari, hingga 14 Januari 2019. Pihak RSUD Kota Depok, menurunkan dua dokter spesialis penyakit dalam, 1 dokter spesialis kedokteran jiwa, lima perawat, dan dibantu petugas lain.

Sekretaris BKPSDM Kota Depok, Mary Liziawati menuturkan, pihaknya baru akan mendapatkan hasil keseluruhan tes kesehatan CPNS selambat-lambatnya Kamis (17/1/19). Artinya, satu hari sebelum CPNS mengurus pemberkasan untuk mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Apabila ada yang tidak lolos dalam tes kesehatan ini, dalam arti terindikasi narkoba. BKPSDM akan langsung memberikan informasi tersebut ke CPNS yang bersangkutan.

“Jadi 17 Januari 2019, hasil tes kesehatan dan berkas pemberkasan CPNS kami kirim ke BKN kantor Regional III di Bandung. Untuk hasil selanjutnya kami belum menerima informasi dari pusat,” tutup Mary.

(RD/san/pojokjabar)

loading...

Feeds