Menhub: Jalan Raya Margonda Tidak Perlu Ganjil Genap

KUNJUNGAN KERJA: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja di Kota Depok, Sabtu (5/1/19). Ahmad Fachry/Radar Depok

KUNJUNGAN KERJA: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja di Kota Depok, Sabtu (5/1/19). Ahmad Fachry/Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem ganjil genap bertujuan mengatasi kemacetan lalu lintas.

Sistem ini juga digunakan untuk mengedukasi masyarakat agar menggunakan transportasi massal.

“Nanti kami lihat daerah-daerah yang sudah padat,” ujar Budi di Kota Depok, Sabtu, (5/1/19).

Budi Karya mencontohkan penerapan aturan serupa di sejumlah ruas jalan di Bekasi, Bogor, dan Tangerang. Namun untuk Kota Depok, ia menganggap belum perlu diberlakukan ganjil genap.

“Saya menilai Depok belum ada hubungannya dengan itu,” kata dia.

Menurut Budi, jika ingin menerapkan aturan ganjil genap di Jalan Raya Margonda, perlu ada kajian menyangkut kondisi kemacetan. Kajian ini penting untuk mengetahui efektifitas penerapan aturan tersebut.

“Nanti pemerintah mensubsitusi dengan menyediakan bus,” ujarnya.

Dinas Perhubungan Kota Depok saat ini tengah mengkaji ganjil genap di Jalan Margonda Depok.

(RD/rub/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds