Bawaslu Kota Depok Temukan Alat Rusak, Perekaman KTP-EL Sempat Dialihkan

TARGET PEREKAMAN KTP EL : Seorang warga sedang melakukan perekaman KTP-el di Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (27/12). Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia mengintruksikan kepada pemerintah kota maupun kabupaten untuk melakukan perekaman KTP-EL secara serentak. Ahmad Fachry/Radar Depok

TARGET PEREKAMAN KTP EL : Seorang warga sedang melakukan perekaman KTP-el di Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (27/12). Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia mengintruksikan kepada pemerintah kota maupun kabupaten untuk melakukan perekaman KTP-EL secara serentak. Ahmad Fachry/Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Pelayanan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-EL) di 63 kelurahan di Kota Depok, pada Kamis (27/12/18) dibuka hingga pukul 20.00 wib.

Terkait hal ini, penyelenggara Pemilu mengapresiasi pemerintah yang menginisiasi pelayanan jemput bola perekaman KTP-EL serentak secara nasional yang diarahkan kepada pemilih pemula.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengaku bersyukur dan mengapresiasi langkah Disdukcapil tersebut. Nana berharap dengan kegiatan ini, warga Depok yang belum merekam KTP-EL dapat terfasilitasi.

“Untuk data sebanyak 77 ribu warga Depok belum melakukan perekaman KTP-EL. Disdukcapil memang tidak memberikan informasi ter-update. Sebab, mereka tidak ada kewenangan melaporkan ke kita,” kata Nana kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Kamis (27/12/2018).

Namun lanjut Nana, pihaknya berencana berkoordinasi dengan Disdukcapil guna mengetahui sisa warga Depok yang belum melakukan perekaman KTP-EL. “Silaturahmi tidak ada salahnya, berdiskusi terkait kegiatan atau tahapan Pemilu yang sedang kita hadapi,” papar Nana.

Senada, Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana mengapresiasi langkah Disdukcapil melakukan perekaman serentak di Kota Depok.

“Hanya saja menurut pantauan di beberapa kelurahan, masih ada alat yang rusak/offline/jaringan error sehingga menjadi kendala. Bahkan ada yang harus mengalihkan perekaman ke kelurahan lain,” tutur Dede kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Loading...

loading...

Feeds