Pekerjaan Sudah 75 Persen, Jalan Pitara Depok Bisa Dilalui Januari 2019

S
UDAH AKAN SELESAI : Pekerja beraktifitas di proyek jembatan Pitara, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas, Minggu (9/12). Ruas Jalan tersebut diprediksi akan normal kembali pada Januari 2019 mendatang. Ahmad Fachry/Radar Depok

S UDAH AKAN SELESAI : Pekerja beraktifitas di proyek jembatan Pitara, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas, Minggu (9/12). Ruas Jalan tersebut diprediksi akan normal kembali pada Januari 2019 mendatang. Ahmad Fachry/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Ruas Jalan Pitara hingga Jembatan Serong akan normal pada Januari 2019 mendatang. Sebab, pekerjaan proyek Jembatan Pitara di Kelurahan/ Kecamatan Pancoranmas, saat ini baru 75 persen dan sesuai target selesai 24 Desember 2018.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Manto mengatakan, ruas Jalan Pitara, Pancoranmas hingga Jembatan Serong masih ditutup sementara hingga Desember 2018. Manto mengatakan, pengendara akan dialihkan ke Jalan Raya Sawangan atau melalui perempatan Mampang.

“Penutupan jalan dilakukan karena adanya perbaikan Jembatan Pitara. Target selesai pekerjaanya sesuai kontrak pada tanggal 24 Desember,” kata Manto, kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Minggu (09/12/2018).

Meski pekerjaan proyek perbaikan jembatan selesai pada 24 Desember, sesuai kontrak dengan pihak kontraktor atau ketiga. Ruas jalan tersebut belum bisa digunakan roda dua maupun roda empat.

“Bukanya paling cepat dua minggu setelah selesai pengerjaan bisa dilewati kendaraan roda dua. Setelah tiga minggu baru bisa dilewati kendaraan roda empat,” jelas Manto.

Menurutnya, perbaikan jembatan dilakukan sepanjang 50 meter dengan konstruksi 50 centimeter (Cm), lebih tinggi dari bangunan lama. Jembatan Pitara akan ditinggikan untuk menguatkan konstruksi bangunan.

“Insya Allah sesuai target. Anggarannya Rp956 juta namun nilai kontraknya Rp936 juta, sedangkan saat ini pekerjaannya kurang lebih 75 persen,” ungkap Manto.

Warga Rangkapanjaya Anton Pulung berharap pekerjaan proyek jembatan Pitara segera dan sesuai target. Sebab, warga Kecamatan Cipayung dan Kelurahan Ragkapanjaya dan Rangkapanjaya Baru harus memutar jauh.

Hal ini berdampak pada arus Jalan Sawangan ramain dan merayap. “Kalau pulang ke rumah harus memutar jauh. Belum macetnya,” ucap Anton.

(RD/irw/pojokjabar)

loading...

Feeds