Lokasi Longsor di Beji Depok Akan Dipasangi Bronjong

DITANGANI: Satgas Banjir Dinas PUPR Kota Depok melakukan penanganan puing bangunan bengkel yang tergerus longsor di sisi kali yang berada di kawasan Jalan Raya Tanah Baru, RT05/03, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Jumat (7/12). Ahmad Fachry/Radar Depok

DITANGANI: Satgas Banjir Dinas PUPR Kota Depok melakukan penanganan puing bangunan bengkel yang tergerus longsor di sisi kali yang berada di kawasan Jalan Raya Tanah Baru, RT05/03, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Jumat (7/12). Ahmad Fachry/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Kali Tanah Baru di RT05/03, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, yang mengalami longsor pada Kamis (6/12/18) silam, akan segera dipasang bronjong.

Lurah Tanah Baru, Muchamad Zaky mengatakan, ia akan berkoordinasi dengan Bidang Sumber Daya Air (SDA) untuk pemasangan bronjong.

“Penanganan sementara dari Satgas SDA sudah dilakukan dengan menormalisasi aliran air yang sempat tertimbun longsoran. Saat ini kami dari kelurahan sudah menyampaikan permohonan bantuan pemasangan bronjong,” ujar Zaky kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Zaky melanjutkan jika pihaknya telah memberikan surat pengajuan untuk pemasangan bronjong tersebut kepada SDA.

“Kita fokuskan sekarang pemasangan bronjong sebagai tindakan preventif upaya pencegahan terjadinya longsor susulan, melalui surat yang ditujukan kepada SDA. Kalau untuk pembangunan turap menyusul, karena harus diusulkan ke Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dulu,” katanya.

Namun dia belum bisa memastikan kapan pemasangan bronjong tersebut akan dimulai. “Kita minta secepatnya. Terkait kapan, belum ada informasi dari dinas teknis, karena surat permohonan bantuannya pun baru kita kirimkan sesuai arahan dari Dinas PUPR Kota Depok,” tutur Fauzan.

Jumat (7/12) pagi terlihat Satgas SDA membersihkan dan mengangkat material bangunan yang masih berada di dalam kali agar air bisa mengalir. Peristiwa ini terjadi pada pukul 12.10 WIB, Kamis (6/12) silam. Sebuah bangunan bengkel milik Warta, amblas terseret air.

Longsor terjadi akibat terkikisnya turap yang sudah rapuh, sehingga bangunan yang digunakan sebagai benkel pun turut hancur terbawa longsor. Kepala Bidang SDA, Citra Indah Yulianti mengatakan, bangunan bengkel tersebut tepat berada di sempadan sungai sehingga turap tidak kuat menahan beban.

“Apalagi turap tersebut sudah lama dan sangat rapuh. Di saat musim hujan turap tergerus air dan mengakibatkan tanah longsor,” kata Citra.

(RD/irw/pojokjabar)

loading...

Feeds