Parkir Liar Rajai Jalur Sepeda di Kota Depok

Salah satu jalur sepeda yang saat ini sudah tak berfungsi seutuhnya di kawasan Jalan Margonda Raya. Radar Depok

Salah satu jalur sepeda yang saat ini sudah tak berfungsi seutuhnya di kawasan Jalan Margonda Raya. Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Kota Depok, menjadi kota ramah pejalan kaki dan pesepeda mungkin hanya isapan jempol. Padahal, sejak 2016 Pemkot Depok sudah membuat jalur sepeda, dengan menggunakan cat kuning di bilangan Margonda. Biaya pun tak sedikit saat pengecatan sekira Rp140 juta.

Kini jalur sepeda di Kota Depok malah beralih fungsi menjadi parkir liar.

“Yang cat kuning itu bekas jalur sepeda, kalau sekarang mah sudah mulai pudar. Saya enggak ingat mulai kapan catnya mulai pudar, sudah lama lah pokoknya,” kata salah satu warga, Anas.

Maraknya parkir liar di jantung Kota Depok, membuat warga yang hendak bersepeda terpaksa mengalah dengan kendaraan pribadi dan melintas di luar jalur. Bukan hanya pesepeda, pejalan kaki juga kesulitan kalau jalan di Margonda.

“Dari awal sih memang enggak efektif, karena sering jadi tempat parkir liar. Jalur sepeda ini lebarnya cuman satu mobil, kalau ada mobil parkir ya orang bawa sepeda harus jalan di luarnya,” kata Anas.

Sementara, Komunitas Gowes PKP Perumaan Kalibaru, Ari Mante berharap kepada pemerintah digalakkan lagi program bersepeda di Kota Depok. Budaya hidup sehat memang perlu dilakukan di Kota Depok.

“Kan sudah sering macet, bagaimana kalau warga Depok dibiasakan naik sepeda kan sebelumnya sudah ada jalur sepeda, kalau sekarang rebutan sama tukang parkir,” ujar Ari Mante.

Dia menyayangkan peralihan fungsi jalur sepeda di sepanjang Jalan Margonda, apalagi sudah sempat dibangun jalur sepeda.

“Kan sempat ada jalur sepeda, kalau sekarang dibuat lagi kayanya bisa lebih rapih, dan kota Depok jadi lebih ramah pejalan kaki dan sepeda,” tukas Ari Mante.

(RD/rub/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds