Aksi Teror Begal Hp di Kota Depok Berakhir

DIJELASKAN : Polisi menjalaskan penangkapan empat pemuda terduga pelaku pencurian disertai kekerasan atau begal yang meresahkan warga selama dua hari kemarin, Jumat (16/11) dan Sabtu (17/11/18). Irwan/Radar Depok

DIJELASKAN : Polisi menjalaskan penangkapan empat pemuda terduga pelaku pencurian disertai kekerasan atau begal yang meresahkan warga selama dua hari kemarin, Jumat (16/11) dan Sabtu (17/11/18). Irwan/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Perjalanan sadis komplotan begal handphone (Hp) usai sudah. Belum lama, Polresta Depok menangkap empat bandit yang mencuri disertai kekerasan selama dua hari, Jumat (16/11) dan Sabtu (17/11).

Prasetya Abdulrahman (20), Obi (18), Angga Saputra (18), dan KS (17) ditangkap di Kampung Pitara RT2/7 Kelurahan Rangkapanjaya, Pancoranmas lantaran telah terbukti melukai empat korban.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Deddy Kuniawan mengatakan, ada empat orang yang sudah menjadi korban senjata tajamnya, selama dua hari mereka beraksi.

“Ya ada empat orang menjadi korban. Pertama itu korbannya Adimat Alit pengemudi ojek online, A (17) dan N (16) remaja di Beji, dan Akhmad Isroul Afkari pedagang nasi goreng di Limo,” ucap Deddy kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Selasa (20/11/2018).

Dia menjelaskan, dari empat orang korban yang dilukai pelaku. Adimat, pengemudi ojek online yang paling parah lukanya, dan alami kritis di rumah sakit.

Awalnya, Adimat Alit, pengemudi ojek online melintas di Jalan Agan Tanah Limo, Tanah Baru, Beji. Kemudian Adimat melihat empat orang pemuda yang sedang meminta paksa seseorang pemuda lainnya. Melihat empat pemuda ini membawa senjata tajam, Adimat pun berusaha membantu.

“Pas coba membantu, malah Adimat kena senjata tajam yang melukai kepala dan dada korban. Hingga korban sekarang kritis di Rumah Sakit Graha Permata Ibu,” ucapnya.

Dari keempat pemuda ini, berhasil diamankan satu buah senjata tajam celurit, satu buah HP merk OPP A37 warna hitam, satu buah Samsung Duos warna gold, satu buah maxtron warna gold.

Dan dua unit sepeda motor honda beat warna hitam dan putih Biru. Saat ini keempat pelaku masih dilakukan pemeriksaan di Mapolresta Depok.

“Kami masih mendalami kasus ini, dan mencari tahu apakah ada pelaku lain yang menjadi kelompok begal ini. Satu dari empat pelaku merupakan residivis,” tandasnya.

(RD/irw/pojokjabar)

loading...

Feeds