Sidang Kasus Penusuk TNI, JPU Hadirkan Empat Saksi

SIDANG PENUSUKAN TNI: Tiga terdakwa oknum anggota Brimob yang melakukan penusukan dua anggota TNI saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Depok, rabu (24/10/18). Ahmad Fachry/Radar Depok

SIDANG PENUSUKAN TNI: Tiga terdakwa oknum anggota Brimob yang melakukan penusukan dua anggota TNI saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Depok, rabu (24/10/18). Ahmad Fachry/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sidang penusukan dua anggota TNI oleh oknum anggota Brimob digelar di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Rabu (24/10/18).

Dalam sidang perdana tersebut, ketiga terdakwa Bagus Alamsyah putra, Rahmat Setiawan, dan Iwan Mofu didakwa Pasal 170 KUHP dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan tersebut, Hengki mengatakan berdasarkan CCTV terdakwa terbukti melakukan kekerasan terhadap korban hingga mengakibatkan hilangnya nyawa korban.

“Tersangka didakwa pasal 170 KUHP karena mengakibatkan hilangnya nyawa korban,” kata Hengki.

Dalam sidang JPU juga menghadirkan empat saksi. Sementara berdasarkan pantauan Radar Depok (Pojoksatu.id Group) puluhan anggota TNI dan polisi bersenjata lengkap sudah berada di Pengadilan Negeri Depok sejak pukul 12.00 WIB.

Aparat berpakaian bebas tampak berjaga di dalam dan luar area pengadilan dan baru masuk saat sidang yang diketuai hakim Remon Wahyudi dimulai.

Diberitakan sebelumnya, dua anggota TNI yang ditusuk itu anggota dari Yonkav 7 dan Yon Mekanis 203 Serda DA dan Serda N. Dan setelah menjalani perawatan Serda DA meninggal dunia.

“Atas kejadian tersebut, pak Kapolri sudah memerintahkan Kapolda Metro Jaya dan Kakor Brimob menangkap oknum yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anggota TNI. Dan delapan oknum yang diduga melakukan penganiayaan sudah ditangkap dan ditahan,” kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen M Iqbal dalam keterangannya, Jumat (8/6).

Peristiwa penusukan itu terjadi pada Kamis (7/6) dini hari di tempat biliar Cimanggis, Depok. “Oknum Brimob yang terlibat itu akan diproses hukum di peradilan umum dan terbuka untuk publik,” tegas Iqbal.

Iqbal menyampaikan, Polri tidak akan menutupi kasus ini. Semua dilakukan dengan transparan. “Polri tak menutup-nutupi oknum yang mencoreng nama baik Polri. Kapolri berkoordinasi dengan Panglima TNI guna mengantisipasi berbagai hal,” tegas Iqbal.

Selain itu juga, Kapolri sudah memerintahkan Kakor Brimob Irjen Rudy Sufahriadi untuk menjenguk keluarga korban dan memberikan bantuan. “Kakor Brimob sudah menyampaikan
belasungkawa dan datang ke rumah korban. Kepada keluarga korban diberikan bantuan kemanusiaan,” tutur Iqbal.

(RD/rub/pojokjabar)

loading...

Feeds

Zalnando

Zalnando Tak Sabar Cicipi Laga

Bek sayap Persib Bandung Zalnando sudah tidak sabar ingin mencicipi laga bersama timnya. Mantan pemain Sriwijaya FC melewatkan dua pertandingan.