Imunisasi MR-ORI di Kota Depok di Bawah Target Kemenkes

Imunisasi

Imunisasi

Rendahnya angka imuniasi, karena belum semua puskesmas dan sekolah melaksanakan ORI 3. “Mereka ada yang konsen untuk imunisasi MR dulu dan nanti ORI difteri 3 nya di bulan November,” papar Nova.

Dinas Kesehatan Kota Depok terus berupaya meningkatkan cakupan imunisasi dan juga menggiatkan sosialisasi kepada masyarakat. Agar mereka memahami pentingnya dua imunisasi ini untuk dilakukan.

Nova mengatakan, akan melakukan sweeping atau pencarian kepada anak anak yang belum diimunisasi untuk kemudian diberikan imunisasi.

Namun, sweeping baru akan dilakukan jika bulan imunisasi hingga akhir November nanti berakhir dan masih banyak anak yang belum diimunisasi.

Kepala Dinas Kesehatan juga meminta, pentingnya mendapatkan imunisasi MR dan ORI difteri 3 bagi anak-anak. Jika ini tak dilakukan maka dikhawatirkan anak dapat terkena penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian.

“Apalagi penyakit measle, rubella dan difteri ini adalah jenis penyakit menular?” katanya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok untuk menunda pemberian vaksi Measles Rubella (MR) kepada anak dan dewasa. Karena vaksin MR haram mengandung bahan yang berasal dari babi, tapi boleh digunakan dalam kondisi terpaksa.

“Vaksin MR dari India itu kurang bagus karena mengandung babi, yang sudah jelas haram dikonsumsi umat muslim. Kalau bisa ditunda sementara waktu. Tunggu vaksin yang terbuat dari bahan yang halal,” kata Ketua MUI Depok Bidang Pembinaan Kader, Abdullah Safi kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Selasa (16/10/2018).

Loading...

loading...

Feeds