Imunisasi MR-ORI di Kota Depok di Bawah Target Kemenkes

Imunisasi Difteri

Imunisasi Difteri

POJOKJABAR.com, DEPOK – Cakupan imunisasi measle-rubella (MR) dan outbreak response imunization (ORI) difteri 3 di Kota Depok, masih di bawah target Kementerian Kesehatan (Kemnkes). Waktu yang berbarengan dan juga minimnya sosialisasi terkait dua imunisasi ini, diakui Dinas Kesehatan Kota Depok sebagai penyebab belum maksimalnya cakupan imunisasi.

Berdasarkan data Dinkes Depok hingga September 2018, cakupan imunisasi MR baru mencapai 75 persen. Hal ini masih jauh di bawah target 95 persen yang ditetapkan Kemkes.

Sementara ORI difteri 3, baru mencapai 30 persen dari target 95 persen Kemkes. Target sasaran anak usia 1-19 tahun yang berjumlah 668.835 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita mengakui minimnya sosialisasi kepada masyarakat terkait dua imunisasi ini. Kendala minimnya sumber daya manusia (SDM) di Dinas Kesehatan juga menjadi penyebab sosialisasi yang tak maksimal.

“Selain kurang SDM, saat ini di Dinkes juga sedang banyak banyaknya kegiatan. Banyak program kami yang sedang kejar tayang. Kami juga tengah menjalankan program akreditasi puskesmas. Ini juga penting karena jika puskesmas belum terakreditasi maka puskesmas itu tidak bisa menjadi faskes yang ditunjuk BPJS Kesehatan,” ujar Nova kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Selasa (16/10/2018).

Meski pelaksanaan imunisasi MR diwarnai polemik, Dinkes Kota Depok tetap melaksanakannya. Tercatat beberapa sekolah swasta mengajukan surat resmi kepada Dinkes untuk meminta tidak dilakukan imunisasi MR.

“Ada beberapa. Semuanya sekolah swasta. Kalau sekolah negeri semuanya patuh melaksanakan,” kata Novarita.

loading...

Feeds