Karena Ekonomi Kelurga, Ribuan Pelajar di Kota Depok Terancam Putus Sekolah

Ilustrasi Pelajar SD di Kota Depok.

Ilustrasi Pelajar SD di Kota Depok.

POJOKJABAR.com, DEPOK – Ribuan pelajar di Kota Depok terancam mengalami drop out (DO) alias putus sekolah. Mayoritas, faktor dari permasalahan ini ialah karena lemahnya ekonomi keluarga.

Walikota Depok, Mohammad Idris menuturkan, angka tersebut didominasi ratusan pelajar di kawasan Kecamatan Sawangan.

Jumlah pelajar yang terancam putus sekolah di Kecamatan Sawangan ada 500 orang. “Tidak hanya di Sawangan ada juga di sekitar Cinere dan Limo,” ucap Idris, belum lama ini.

Untuk secara keseluruhan angka anak putus sekolah di Kota Depok belum diketahui secara detail. Namun Idris, memperkirakan angkanya mencapai ribuan.

“Saya belum secara persis menghitung jumlah anak yang rawan DO tapi perkiraan sekitar 1.500 atau 1.700 yang rawan DO,” bebernya.

Idris menegaskan, untuk tingkat kerawanan anak putus sekolah menurut pantauannya terjadi pada usia remaja, yang rata-rata berstatus pelajar SMP dan SMA. Pemicunya rata-rata adalah karena faktor ekonomi.

“Kebanyakan faktornya masalah ekonomi, yang kedua tingkat kesadaran orang tua. Dalam beberapa kasus yang saya temukan, orang tua menganggap anaknya harus kerja. Ya semacam tulang punggung keluarga,” paparnya.

loading...

Feeds