BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok Genjot Layanan Digital dan Tertib Administrasi

SOSIALISASI: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Depok mengundang 130 perusahaan peserta untuk megikuti sosialisasi seputar manfaat program BPJS Ketenagakerjaan dan tertib administrasi di Hotel Margocity Depok (11/10/18). Irwan/Radar Depok

SOSIALISASI: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Depok mengundang 130 perusahaan peserta untuk megikuti sosialisasi seputar manfaat program BPJS Ketenagakerjaan dan tertib administrasi di Hotel Margocity Depok (11/10/18). Irwan/Radar Depok

Selain tertib administrasi pembayaran iuran. Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan terkait katidak kepatuhan pemberi kerja, serta layanan elektronik (e-service) dari BPJS Ketenagakerjaan.

Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok, Yanuar Wirandono menyampaikan masih terdapat perusahaan yang tidak melaporkan upah dengan sebenarnya.

Hal itu akan merugikan tenaga kerja, karena manfaat yang diterima merupakan perkalian dari upah. Misalnya santunan cacat total tetap karena kecelakaan kerja peserta 56 kali upah, santunan meninggal dunia karena kecelakaan kerja 48 kali upah.

“Sesuai dengan ketentuan, dasar upah yang menjadi perhitungan iuran BPJS Ketenagakerjaan adalah upah pokok ditambah dengan tunjangan. Ini bersifat tetap dan diterima setiap bulan oleh tenagakerja” ungkap Yanuar.

Disamping pelanggaran terkait upah, masih juga ditemukan perusahaan yang tidak mendaftakan seluruh karyawannya. Jika karyawannya ada lima atau sepuluh tentunya mereka lapor semua. Jangan sampai karyawannya ada sepuluh, tetapi yang didaftarkan hanya dua orang saja.

“Selama ini yang terjadi seperti itu, bahkan yang didaftarkan hanya pemilik perusahaannya saja,” harap Yanuar.

loading...

Feeds