Hore! Tahun 2020, Kota Depok Punya Alun-Alun

MENINJAU: Walikota Depok Mohammad Idris didampingi pejabat terkait saat meninjau pembangunan Alun-Alun Kota Depok yang berada di kawasan Grand Depok City, Senin (24/5/18). Ahmad Fachry/Radar Depok

MENINJAU: Walikota Depok Mohammad Idris didampingi pejabat terkait saat meninjau pembangunan Alun-Alun Kota Depok yang berada di kawasan Grand Depok City, Senin (24/5/18). Ahmad Fachry/Radar Depok

Pembangunan ini akan dibagi dalam dua tahap. Pertama, diawali dengan perataan lahan, penataan ruangan yang ada, serta merapikan lahan yang kini masih kosong, setelah itu, pembangunan fisik.

“Tahun 2018 ini ada pekerjaan perencanaan dan pekerjaan fisiknya kurang lebih 1/3 dari total pekerjaan fisik yang ada. Di tahun 2019 penyelesaian sisa fisik pekerjaannya,” ucap dia.

Nantinya, alun-alun Depok ini berkonsep ruang terbuka hijau (RTH) dan dilengkapi sentra usaha mikro, jogging track, taman baca, kantin, rumah ibadah, dan sejumlah sarana olahraga yang bisa digunakan untuk umum.

“Karena konsepnya terpadu, jadi bukan hanya ruang terbuka hijau. Tapi, ruang publik yang ramah anak dan lansia juga,” ucap dia.

Dudi mengatakan, tahun 2019 nantinya alun-alun ini ditambahkan pendopo untuk warga sekitar. Desain alun-alun ini dipilih dari hasi sayembara desain berbagai perusahaan.

“Desain kemarin dari sayembara. Hasil sayembara Di ditailkan/direncanakan oleh konsultan PT Bina Karya,” kata dia. Tidak hanya sekedar alun-alun, nantinya di alun-alun ini ada fasilitas lain untuk menunjang kegiatan masyarakat, dan juga perekonomian.

“Nantinya di alun-alun ini ada ruang terbuka hijau, ada sarana dan prasarana para komunitas sepeda BMX, skateboard, jogging track, lapangan basket, dan lapangan futsal ,” tambahnya.

Terpisah, Humas PT. Merdeka Inti Persada selaku pengembang pembangunan Alun-alun Depok, Firman mengaku, baru melakukan pengarapan pembangunan alun-alun Depok tahap pertama dimulai pada dua hari lalu.

“Pembangunan ini dua tahapan. Tahapan pertama pihak kami dipercayai untuk menyelesaikan pekerjaan ini. Kami diberikan waktu selama 120 hari,” kata Firman. Tahap pertama ini pihaknya mengarap lahan kurang lebih 1,8 hektar.

Sampai saat ini kata dia, pekerjaan di lapangan sedang mengerjakan pembersihan lokasi, pemagaran dan pembuatan direksikeet. “Sarana yang akan dikerjakan pada tahap satu adalah wall climbing, skate park, BMX park, gym outdoor, lapangan basket dan lapangan futsal,” tutup dia.

(RD/irw/pojokjabar)

loading...

Feeds

Ngelem

Miris, Masih SD Sudah Ngelem

Tiga bocah yang masih berstatus pelajar salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cugenang, tertangkap basah sedang asyik menggelar pesta …