Developer Perumahan Aruba Residence Putus Aliran, Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik Tetangga

AROGAN: Developer Aruba Residence secara arogan memutus aliran listrik warga secara sepihak, akibatnya tujuh rumah di perumahan tersebut harus rela tidak teraliri listrik. RUBIAKTO/RADAR DEPOK

AROGAN: Developer Aruba Residence secara arogan memutus aliran listrik warga secara sepihak, akibatnya tujuh rumah di perumahan tersebut harus rela tidak teraliri listrik. RUBIAKTO/RADAR DEPOK

POJOKJABAR.com, DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah di RT5/8 Kelurahan Depok, Pancoranmas itu tanpa kehidupan listrik. Alhasil, penghuni mesti menumpang listrik dengan tetangga.

Ketua RT5/8, Kelurahan Depok, Bondan mengatakan, ada tujuh rumah yang aliran listriknya diputus secara sepihak. Antara lain di rumah blok A6, A25, B1, B2, C32, B16, dan C53. “Sudah sembilan hari ini listrik di tujuh rumah di Aruba Residence diputus sepihak, termasuk rumah saya,” kata Bonda kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Jum’at (21/09/2018).

Dia juga mengatakan, sudah mengadukan hal tersebut ke PLN Kota Depok. Namun, PLN belum bisa memberikan solusi untuk kembali mengaliri listrik ke tujuh rumah yang telah diputus.

Pemutusan listrik ini dengan cara merusak jaringan listrik, dan mengunci panel listrik yang diklaim milik pengembang menggunakan gembok.

“Kami sudah mengadukan ke PLN, tapi ternyata mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa. Karena alasannya, meteran listrik yang kerumah merupakan aset milik Aruba residence. Jadi meterannya di gembok, kalau dirusak PLN bisa dipidanakan,” beber Bondan.

Pihak PLN menyarankan, untuk dibuatkan laporan pengaduan ke Polres Depok. Itu agar dapat ditindaklanjuti. Hingga hari ini (kemarin), petugas PLN belum berhasil menyelesaikan permasalahan listrik warga perumahan Aruba Residence yang diputus pengembang. “Padahal saya bayar listrik dan mendaftarkan listrik dengan nama pribadi, tapi kenapa PLN tidak bisa bertindak,” ujar Bondan.

Pihaknya juga mengaku, sudah melaporkan hal tersebut ke Polresta Depok, dan masih menunggu pemeriksaan dari Polresta Depok. “Kami juga sudah laporkan ke Polresta Depok, tapi masih dalam proses pemeriksaan,” kata Bondan.

Meski aliran listrik diputus, warga tetap tinggal di rumah mereka masing-masing. “Kami tapi tetap tinggal di rumah kami masing-masing. Sementara kami meminta aliran listrik dari tetangga kami,” ujar Bondan.

loading...

Feeds