BPTJ Tunggu Kajian Sistem Ganjil-Genap di Jalan Margonda Raya

Jalan Margonda Raya. (Radar Depok)

Jalan Margonda Raya. (Radar Depok)


POJOKJABAR.com, DEPOK – Hingga kemarin Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), belum menerima detail teknis ganjil-genap di Jalan Margonda Raya. Padahal, uji coba program untuk meminimalisir terjadinya kemacetan saat weekend itu, akan diterapkan September.

“Pemerintah kota berdasarkan aturan yang berlaku memiliki kewenangan untuk mengatur penggunaan kendaraan di wilayah masing-masing. Memang tidak akan kemudian menggugurkan kewenangan mereka,” kata Humas BPTJ Budi Rahadjo, kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Selasa (04/09/2018).

Budi mengaku, Dinas Perhubugan (Dishub) Depok belum memberikan kajian ke pihak BPTJ hasilnya. “Belum kami terima,” ucap dia singkat.

Menurutnya, dasar kewenangan pemerintah kota untuk mengatur penggunaan kendaraan. Undang-undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan, Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah sebagaimana telah diubah terakhir denhan Undang Undang No 9 Tahun 2015.

“Juga Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 2011 tentang Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas,” beber dia.

Terpisah, saat dihubungi Kepala Dinas Perhubugan Depok, Dadang Wihana belum memberikan penjelasan terkait kajian ganjil-genap di Jalan Margonda Depok.

(RD/irw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds