Kasasi Bos Pandawa Group Ditolak MA

SIDANG PANDAWA: Terdakwa pemimpin Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Salman Nuryanto saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Kota Depok, beberapa waktu lalu. Ahmad Fachry/Radar Depok

SIDANG PANDAWA: Terdakwa pemimpin Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Salman Nuryanto saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Kota Depok, beberapa waktu lalu. Ahmad Fachry/Radar Depok


Vonis yang dijatuhkan ke Dumeri sesuai UU Perbankan, yaitu Pasal 46 ayat 1 yang berbunyi: Barang siapa menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan tanpa izin usaha dari Pimpinan Bank Indonesia sebagaimana dimaksud dalam pasal 16, diancam dengan pidana penjara sekurang-kurangnya 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda sekurang-kurangnya Rp10 miliar dan paling banyak Rp200 miliar.

Diberitakan sebelumnya, Kasie Pidum Kejari Depok, Priatmaji mengatakan, vonis terhadap Dumeri Cs sudah diketuk. Mereka dihukum karena terbukti melanggar Pasal 46 UU Perbankan tentang kejahatan perbankan.

“Untuk Dumeri vonisnya 15 tahun dan 26 lainnya, member dari bintang 8 dan bintang 7, divonis 8 tahun penjara,” ujar Priatmaji, beberapa waktu lalu kepada wartawan.

Priatmaji mengatakan, seluruh aset yang dimiliki Dumeri juga dirampas. Namun jumlah asetnya belum diketahui. Aji menaksir nilai aset itu miliaran rupiah.

“Ada mobil mewah, tanah, bangunan yang dirampas sesuai putusan pengadilan,” ucapnya.Sebelumnya, jaksa menuntut 14 tahun penjara untuk Dumeri dan 26 member lainnya dituntut 11 tahun penjara. “Untuk langkah banding, jaksa masih pikir-pikir,” ucap Aji.

(RD/dtc/**)

Loading...

loading...

Feeds