Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail Jadi Tersangka, Fahri Hamzah Sibuk Cuit Nyinyir Kader PKS

Fahri Hamzah./Foto: Istimewa

Fahri Hamzah./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, DEPOK– Satuan Reserse dan Kriminal unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Depok menetapkan mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail sebagai tersangka.
Diberitakan dari Kantor Berita Politik RMOL (Pojoksatu.id group), Politisi PKS itu diduga terlibat rasuah pembebasan tanah pelebaran Jalan Nangka, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Tapos, Depok pada 2015 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 10 miliar.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengaku prihatin atas kasus yang menimpa kader utama Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Baca: Diperiksa Polisi 10 Jam, Mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail Tebar Senyum

Nur Mahmudi Ismail

SENYUM: Mantan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail sesaat usai menjelani pemeriksaan di Unit Tipikor Satreskrim Polresta Depok, kemarin. Junior/Radar Depok

 
“Kasihan kader-kader utama PKS ini pada kena kasus, rasanya partai ini lagi dikeroyok, tapi pimpinannya belum sadar dan masih tinggi hati, ya Allah,” ujar politisi PKS ini dalam kicauan dalam Twitternya @Fahrihamzah, Rabu (28/8).

Kasus itu mulai disidik Polresta Depok pada November 2017. Kapolresta Depok Kombes

Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto

Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto./Foto: Irwan Radar Depok

 

beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa ada perbuatan melawan hukum dalam proyek pengadaan jalan tersebut.

Baca: Polemik Proyek Pelebaran Jalan di Kota Depok, Nur Mahmudi Terseret Korupsi Jalan Nangka?

Pengadaan lahan untuk pelebaran Jalan Nangka itu menggunakan dana dari APBD tahun anggaran 2015 senilai Rp 17 miliar.

WALIKOTA DEPOK : Nur Mahmudi Ismail

WALIKOTA DEPOK : Nur Mahmudi Ismail

(aga/rmol/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds