Polresta Depok Siap Dukung Sistem Ganjil-Genap di Kawasan Margonda

TERJEBAK KEMACETAN: Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan saat melintas di Jalan Raya Margonda. Ahmad Fachry/Radar Depok

TERJEBAK KEMACETAN: Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan saat melintas di Jalan Raya Margonda. Ahmad Fachry/Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Polresta Depok menilai kebijakan sistem ganjil genap belum tepat diterapkan di kawasan Margonda. Sebab, tingkat kemacetan di kawasan tersebut belum pada tahap yang mengkhawatirkan.

“Margonda sementara ini belum tepat dilakukan ganjil genap. Depok ini kan masih lancar,” kata Kasatlantas Polresta Depok, Kompol Sutomo kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Grup), Senin (13/08/18).

Sutomo belum mengetahui kapan kebijakan itu akan diterapkan. Sebab, sampai saat ini, ia dan jajarannya mengaku belum pernah dilibatkan untuk melakukan kajian atas wacana tersebut.

“Kalau dibilang Sabtu, Minggu padat, ya saya mengimbau masyarakat untuk sabar, ini kan menandakan warga Depok makmur. Yang jelas, Depok ini macetnya belum mengkhawatirkan,” katanya.

Menurut Sutomo, ketimbang menerapkan kebijakan ganjil genap, sebaiknya Pemkot Depok melakukan pelebaran jalur di beberapa wilayah menuju Margonda. Di antaranya, kawasan Jalan Raya Sawangan, akses UI-Kelapa Dua dan di area dekat Stasiun Citayam.

“Harusnya Jalan Raya Sawangan diperluas dan di dekat Stasiun Citayam juga karena dari arah Citayam di sana terjadi penyempitan lajur sehingga rawan tersendat,” ujarnya.

Sutomo mengaku, pihaknya siap mendukung kebijakan tersebut.

“Kami juga selalu siaga, salah satunya dengan membentuk tim ucet atau tim urai kemacetan yang terdiri dari sejumlah polisi wanita. Alhamdulillah, kemacetan di Kota Depok sampai saat ini masih bisa tertangani,” ujarnya.

(RD/irw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds