PKL di Kawasan Terminal Kota Depok Minta Lapak Jualan

PERINGATAN LANJUTAN :  Kabid Transmas Tibum dan Pamwal Satpol PP Kota Depok, Kusumo didampingi petugas kepolisian saat melakukan sosialisasi terhadap PKL mengenai penertiban yang akan dilaksanakan di kawasan Terminal Kota Depok, beberapa waktu lalu. Ahmad Fachry/Radar Depok

PERINGATAN LANJUTAN : Kabid Transmas Tibum dan Pamwal Satpol PP Kota Depok, Kusumo didampingi petugas kepolisian saat melakukan sosialisasi terhadap PKL mengenai penertiban yang akan dilaksanakan di kawasan Terminal Kota Depok, beberapa waktu lalu. Ahmad Fachry/Radar Depok

Cari Aman

POJOKJABAR.com, DEPOK – Saat ini ratusan pedagang kaki lima (PKL) banyak berharap kepada Korps Penegak Perda, memberikan solusi selepas meminta kosongkan lapak.

Alasannya, pundi rupiah hasil jualan yang biasa untuk kehidupan dan sekolah hilang. Keinginannya hanya satu, bisa berjualan kembali.

“Saya tidak nuntut apa-apa, nggak menuntut uang. Saya hanya minta tolong diberikan lahan saja untuk berjualan, anak saya sekolah semua,” ujar seorang pedagang, Nurhayati (48), kepada Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Grup), Kamis (09/08/18).

Nurhayati mengatakan, para pedagang sebelumnya sudah diberi peringatan oleh Satpol PP untuk mengosongkan area terminal. Akan tetapi, Satpol PP tidak memberikan tempat relokasi.

Nurhayati mengaku, sudah berjualan di situ selama 3 tahun. Selama berjualan, keuntungannya untuk menyekolahkan anak-anaknya.

“Kita harian membayar Rp20 ribu sehari, wajar sih bayar listrik dan air, bayar ke pengelola lapak untuk listrik dan air,” ucapnya.

Pada dasarnya, Nurhayati tidak keberatan atas pengosongan tersebut. “Kami setuju, tapi tolong dikasih tempat untuk makan, biar anak sekolah juga,” tambahnya.


loading...

Feeds

Konsep render diduga iPad terbaru. (Viktor KadarVia9to5Mac)

Beginikah Model IPad Terbaru?

APPLE telah mengonfirmasi akan menjadi tuan rumah acara pada 30 Oktober mendatang. Dari sana banyak pihak berharap bahwa iPad baru akan …