Gila! Begini Suasana Ricuh Hari Pertama Pemakaian Tiket Kertas di Stasiun Depok

Suasana hari pertama penggunaan tiket kertas di Stasiun Depok, Senin (23/8/2018)./Foto; istimewa

Suasana hari pertama penggunaan tiket kertas di Stasiun Depok, Senin (23/8/2018)./Foto; istimewa


POJOKJABAR.com, DEPOK– Situasi hari pertama penggunaan tiket kertas di Stasiun Depok berlangsung ricuh, Senin (23/7/2018) pagi.

Hal ini bisa dilihat seperti pada kirim foto yang diterima redaksi Pojokjabar.com.

Pada foto tersebut nampak jelas para penumpang berkerumun padati di seluruh sisi loket.

Baca:

Mereka tampak berebut segera sampai ke loket dan bisa melakukan transaksi pembelian tiket kertas di loket tersebut.

Seperti diketahui, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menggunakan kembali sistem tiket kertas di 79 stasiun.

Rencannya sistem tiket kertas akan mulai diberlakukan hari Senin (23/07/2018).

VP Komunikasi Perusahaan PT KCI, Eva Chairunisa mengatakan dikembalikan sistem tiket kertas lantaran akan dilakukan Pembaharuan dan Pemeliharaan Sistem E-Ticketing.

 

“Permintaan maaf khususnya kami sampaikan kepada para pelanggan setia kami, pemilik Kartu Multi Trip (KMT) maupun kartu uang elektronik dari bank yang tetap perlu melakukan transaksi tiket pada loket sebelum menggunakan jasa KRL selama masa pemeliharaan berlangsung,” kata Eva

Eva menjelaskan untuk tiket kertas dijual seharga Rp 3.000 ke semua stasiun tujuan.

Untuk mempercepat proses transaksi pengguna jasa diiimbau untuk menyiapkan uang tunai sesuai tarif tiket kertas.

Prosedur pembeliannya, pengguna dapat mengantre di loket maupun pada petugas di luar loket yang melayani pembelian tiket kertas ini.

“Satu tiket kertas hanya dapat digunakan oleh satu orang pengguna untuk satu kali perjalanan KRL,” ucapnya.

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds