Satpol PP Kota Depok Sita Ribuan Botol Miras

DISITA: Ratusan botol miras disita Satpol PP Kota Depok di kantornya, kemarin. Irwan/Radar Depok

DISITA: Ratusan botol miras disita Satpol PP Kota Depok di kantornya, kemarin. Irwan/Radar Depok

Cari Aman

POJOKJABAR.com, DEPOK – Upaya Korps Penegak Perda tak henti-hentinya, dalam memberantas warga Depok bermabuk-mabukan. Terbaru, sebanyak 1.044 botol miras berasil disita di berbagai tempat di kota yang dulu disebut Sejuta Belimbing.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto mengatakan, penyitaan miras atas dasar Peraturan Daerah Depok Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

“Semua toko yang kami sita mirasnya sudah beberapa kali dirazia dan disita barang dagangannya, tapi gak kapok-kapok,” kata Yayan kepada kepada, Harian Radar Depok (Pojoksatu.id Grup) di Cimanggis, Kamis (19/7).

Kali ini, kata mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, terdapat 1.044 botol miras yang disita. Ribuan miras itu didapat dari toko Slamet, Cafe Mayana, dan warung kopi jumlahnya 232 botol di kawasan Kecamatan Cimanggis. Lalu Simpang Lima Sandra ada 812 botol yang disita. Jadi totalnya ada 1.044 botol miras yang disita.

Masih di lokasi yang sama, Kabid Transmastibum Satpol PP Kota Depok, Kusumo menuturkan, warung yang disita barang dagangannya.

Khususnya, pemilik hanya dihukum tindak pidana ringan (tipiring) tidak juga merasa jera menjajakan miras. Padahal, ratusan botol miras itu diangkut pemilik toko mengalami kerugian yang cukup besar.

“Hukumannya kena tipiring atau disita barangnya. Kami baru menyita barangnya dulu. Itu kalau dinilai uang juga sudah lumayan besar,” ujar Kusumo.

Kusumo menyebut, pemilik toko tidak melakukan perlawanan saat dagangannya diangkut. “Total ada 1.044 botol miras yang disita,” lanjut Kusumo.

(RD/irw/pojokjabar)


loading...

Feeds