Bangunan Liar di Kawasan Situ Pengasinan Depok Bikin Kotor

MENYALAHI ATURAN: Sejumlah warga terusik dengan adanya bangli di Situ Pengasinan, sehingga kesulitan saat ingin berolahraga lari di situ, minggu (22/4/18). Irwan/Radar Depok

MENYALAHI ATURAN: Sejumlah warga terusik dengan adanya bangli di Situ Pengasinan, sehingga kesulitan saat ingin berolahraga lari di situ, minggu (22/4/18). Irwan/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sepertinya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Situ Pengasinan, Kecamatan Sawangan tidak bisa menjadi contoh yang baik. Situ yang saat ini fokus ditata Kota Depok, malah dikotori dengan bangunan liar (Bangli) di kawasan Situ Pengasinan.

Pantaun Radar Depok (Pojoksatu.id Group) di lokasi, saat ini bangun sudah membuat kerangka. Sekitar puluhan rencananya bangunan tersebut akan dibangun dekat dengan situ. Parahnya lagi, jogging trak di situ tersebut menjadi terhalang oleh bangunan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Wijayanto mengaku, sudah mengetahui keberadaan bangli tersebut. Dia juga sudah memberitahukan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Menurutnya, bangunan liar itu tidak ada izin dan menyalahi aturan daerah yang sudah dibuat. “Harus ditertibkan Satpol PP dan DPUPR Depok. Itu tidak ada izinya,” ucap dia menengaskan.

Terpisah, Lurah Pengasinan, Dadih mengungkapkan, belum mengetahui adanya pembangunan bangli di sekitar Situ Pengasinan. Hal ini dikarenakan baru 1 bulan menjabat menjadi Lurah Pengasinan. Jika memang bangunan liar tersebut menyalahkan aturan, maupun belum memiliki izin akan langsung ditindak.

“Saya kan belum mengetahui lokasi tepatnya bangli tersebut, besok juga saya harus berangkat umrah jadi tidak sempat untuk memeriksa. Namun, nanti akan saya hubungi pihak terkait untuk menindaklanjuti masalah bangunan tersebut” ucapnya.

Sementara, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR, Citra Indah Yulianti menegaskan, jelas bangunan tersebut sudah melanggar Perda No13 Tahun 2013 tentang Bangunan dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Permen PU No28 Tahun 2015 dan Garis Sepadan Sungai (GSS).

Dalam waktu dekat bangli tersebut akan diberikan surat peringatan (SP). “Ini sudah menyalahi aturan. Kami ini sedang menata situ, kenapa dikotori,” tandasnya singkat.

(RD/mg1/irw/pojokjabar)

loading...

Feeds