Ada Dugaan Penyimpangan Dana BOS, CWI Depok Laporkan ke KPK

MENUJUKAN LAPORAN : DPP CWI menujukan laporan dari KPK terkait dugaan korupsi dana BOS di Jalan Tole Iskandar, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, minggu (15/4/18). Irwan/Radar Depok

MENUJUKAN LAPORAN : DPP CWI menujukan laporan dari KPK terkait dugaan korupsi dana BOS di Jalan Tole Iskandar, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, minggu (15/4/18). Irwan/Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Dewan Pimpinan Pusat Corruption Watch Independet (CWI), melaporkan adanya dugaan korupsi Biaya Operasional Sekolah (BOS) Depok, ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Laporan itu khususnya dana BOS untuk buku di setiap sekolah dasar (SD).

“Kami sudah laporkan ke KPK pada 12 April lalu,” kata Ketua DPP CWI, Elfatir LIngtang, kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Minggu (15/04/2018).

Alasan melaporkan dana BOS untuk buku dasar SDN di seluruh Depok pada tahun ajaran 2015-2017, karena ada laporan dan aduan dari masyarakat
atau orang tua murid yang membayar buku tersebut.

Semestinya, kata dia, buku pelajaran untuk anak SDN gratis bagi siswa-siswi. Karena anggaran pengadaan buku telah diatur di dalam anggaran dana BOS. Malah mirisnya lagi, para siswa harus memfoto copy buku tersebut.

“Di lapangan nyatanya wali murid harus membayar dengan harga fariasi dari harga termudah Rp20.000 sampai Rp47.000,” sebut dia geram.

Menurut dia, pelaporan ini sudah banyak bukti. Semua itu sudah diserahkan ke KPK. Namun, dalam hal ini dia menyerahkan semua kepada KPK.

“Kami akan mengawal laporan ini. Info dari KPK akan menindak lanjutkan masalah ini. Kita tunggu saja,” kata dia.

Loading...

loading...

Feeds