Salat Subuh di Masjid, Guru Ngaji di Depok Ini Ditusuk Wanita

TERLUKA: Abdul Rachman (52), mengalami luka di bagian leher dekat pipi kanan, usai ditusuk pelaku. Dicky/Radar Depok

TERLUKA: Abdul Rachman (52), mengalami luka di bagian leher dekat pipi kanan, usai ditusuk pelaku. Dicky/Radar Depok

Selain itu, warga diminta saling menjaga keutuhan silahturahmi antar warga. Terpisah, ditemui di Polsek Sawangan salah seorang kakak pelaku, Lola Indriani (44) mengatakan, adiknya sudah tinggal di BSI sejak 2011 dan hidup sendiri. Diduga, adiknya tersebut mengalami depresi setelah dua tahun menikah di Kalimantan dan ada permasalahan rumah tangga.

“Keluarga membawa kembali ke Jakarta, dan tinggal di BSI 1 Pengasinan. Dulu suaminya seorang notaris,” tutur Lola. Lola menyebutkan, Silvia merupakan anak kelima dari lima bersaudara. Karena depresi, pihak keluarga melakukan ruqiah setiap dua bulan sekali.

Tidak hanya itu, seminggu sekali keluarganya meluangkan waktu menjenguk Silvia dan memberikan uang untuk kebutuhan hidupnya. Tetapi kata Lola, adiknya tersebut tidak sempat dilakukan ruqiah seperti biasanya.

Hal itu dikarenakan salah satu kakak Silvia mengalami sakit gula sehingga harus dilakukan rawat inap. Bahkan, Silvia sempat ikut membantu menjaga kakaknya di rumah sakit. “Gangguannya hanya sesaat terkadang dia normal kembali,” ucap Lola kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group).

Saat ditanya terkait pelaku sempat mengaku mendapatkan wahyu, Lola tidak menampik dan membenarkan hal itu. Namun, keluarganya tidak menanggapi penuturan Silvia. Bahkan selain diucapkan secara lisan, Silvia pernah mengakui hal itu melalui pesan singkat yang dikirim kepadanya.

“Dia seolah-olah mendapatkan bisikan diberikan wahyu,” terang Lola. Lola juga mengaku, tidak sempat bertemu adiknya selama dua minggu karena kesibukannya menjaga keluarga yang sakit. Dia kaget mendengar adiknya melukai Abdul Rachman yang juga pengurus lingkungan saat salat subuh.

(RD/dic/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds