Salat Subuh di Masjid, Guru Ngaji di Depok Ini Ditusuk Wanita

TERLUKA: Abdul Rachman (52), mengalami luka di bagian leher dekat pipi kanan, usai ditusuk pelaku. Dicky/Radar Depok

TERLUKA: Abdul Rachman (52), mengalami luka di bagian leher dekat pipi kanan, usai ditusuk pelaku. Dicky/Radar Depok


POJOKJABAR.com, DEPOK – Jamaah Masjid Darul Muttaqin di Blok B3, Perumahan Bumi Sawangan Indah I, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, dikejutkan dengan peristiwa penusukan terhadap salah satu jamaah bernama Abdul Rachman (52), hingga mengakibatkan leher dekat pipi bagian kanannya terluka.

Peristiwa penusukan yang terjadi Minggu (11/3) pukul 04.42 wib dilakukan Silvia Mardiana (39). Ditemui di rumahnya, Abdul Rachman mengatakan, seperti biasa ia bersama anaknya, Muhammad Rifki (12) hendak salat Subuh berjamaah di Masjid Darul Muttaqin. Pada saat itu, ia mengambil posisi Saf sebelah kanan.

“Waktu mau takbir, anak saya berteriak memanggil saya,” kata Abdul Rachman kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Minggu (11/03/2018).

Abdul Rachman yang dikenal sebagai guru ngaji anak-anak mengungkapkan, saat mendengar teriakan anaknya ia menoleh ke arah kanan dan melihat pelaku memegang pisau serta mencoba menusuknya. Akhirnya, korban terkena tusukan di bagian samping leher sebelah kanan dekat pipi.

Khawatir mengancam keselamatan jiwanya dan orang lain, Abdul Rachman berusaha merebut pisau tersebut dan sempat terjadi perkelahian, tidak lama jamaah lainnya membantu dan ikut melumpuhkan pelaku.

Melihat lehernya bersimbah darah, Abdul Rachman oleh jamaah lain dilarikan ke RSUD Kota Depok untuk mendapatkan perawatan.

Abdul Rachman mengaku, beberapa hari lalu sempat menegur pelaku yang tinggal di Blok D BSI. Saat itu pelaku kerap memarahi anak kecil dan meludahi warga sekitar yang lewat di depannya tanpa sebab musabab permasalahannya. Sebagai pengurus lingkungan sudah selayaknya dia memberikan teguran agar pelaku tidak melakukan hal itu.

“Bahkan, semalam pelaku sempat mendatangi rumah kami, namun tidak kami temui,” terang Abdul Rachman yang juga menjabat sebagai Ketua RT. Setelah menutup gerbang, lanjut Abdul Rachman pelaku sempat datang kembali, tetapi dia meminta pelaku agar pulang kembali karena hari sudah larut malam.

Loading...

loading...

Feeds