Sri Martiningsih Warga Depok Jadi Korban Tewas Tanjakan Emen

RUMAH DUKA: Rumah korban tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Sri Martiningsih (34) terus didatangi tamu yang melayat di perumahan Permata M anssion Cluster Shappire, RT01/11 Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, minggu (11/2). Irwan/Radar Depok

RUMAH DUKA: Rumah korban tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Sri Martiningsih (34) terus didatangi tamu yang melayat di perumahan Permata M anssion Cluster Shappire, RT01/11 Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, minggu (11/2). Irwan/Radar Depok

POJOKJABAR.com, DEPOK – Kecelakaan bus maut Premium Passion bernomor polisi F 7959 AA di Tanjakan Emen, Subang, menewaskan 27 orang penumpangnya.

Salah satu korban tewas adalah Sri Martiningsih (34), warga perumahan Permata Manssion Cluster Shappire RT01/RW11 Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari.

Penumpang bus diketahui berasal dari rombongan wisata Koperasi Permata Ciputat, Tangerang Selatan, yang baru saja mengunjungi objek wisata Tangkuban Perahu.

Mertua korban, Umar menyebutkan, Sri Martiningsih merupakan sosok yang perhatian dan baik kepada semua saudaranya. Umar mengaku, tahu kabar kecelakaan dari anaknya bernama Idham Firmansyah (suami korban).

“Almarhum pergi jalan-jalan bersama bude dan keluarganya yang ada di Ciputat,” kata Umar kepada Radar Depok, kemarin di rumah kediaman korban.

Pria berusia 67 tahun itu mengatakan, almarhum mantunya itu meninggalkan satu anak laki-laki yang masih duduk di bangku Kelas VI SD. ”Cucu dan anak saya mengantarkan ke tempat istirahat mantu saya di Ciputat,” kata dia.

Baca Juga: VIDEO! Kecelakaan di Tanjakan Emen, 13 Orang Meninggal Dunia, Masih Evakuasi

Dijelaskan Umar, rombongan yang mengalami kecelakaan mengakibatkan Sri meninggal dunia adalah rombongan koperasi hendak pulang ke Tangsel usai jalan-jalan. “Bude dan keponakan mantu saya ikut jadi korban meninggal kecelakaan,” tuturnya.

Lalu tambah Umar, alasan mantunya ikut karena memang kedekatan sama budenya yang waktu remaja tinggal di Ciputat, Tangerang Selatan.

Baca Juga: Daftar Kecelakaan Maut Tanjakan Emen Paling Tragis dalam 5 Tahun, Polanya Mirip-mirip…

“Almarhum besar di Ciputat, kalau asal dari Boyolali. Sekarang tinggal Idham anak saya, tinggal di Depok. Kebetulan korban masih warga Ciputat,” kata dia,

Umar menambahkan, jenazah Sri tiba di Tangsel pukul 09.00 wib langsung dimakamkan di Taman Pemakaman Lugoso, Ciputat bersama bude dan keponakanya. “Mantu saya tak dikubur masal, satu lubang kuburan satu,” bebernya.

Diketahui kecelakaan maut bus pariwisata yang terguling pada Sabtu (10/02) sekitar pukul 16:00 wib, di tanjakan Emen itu merenggut korban jiwa 27 orang, luka berat 8 orang dan luka ringan 10 orang.

loading...

Feeds

Formasi

Pengurus Formasi Resmi Dikukuhkan

PENGURUS Forum Media Industri Bekasi (Formasi) resmi dikukuhkan di Hotel PrimeBiz, Cikarang Selatan, Selasa (13/11/2018). Pengukuhan itu dihadiri praktisi Human …