Sebanyak 4.425 Guru di Depok Belum Tersertifikasi

 guru (ilustrasi)

guru (ilustrasi)


POJOKJABAR.com, DEPOK – Sepertinya 4.425 guru se-Kota Depok bakal gagal jadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Keladinya, belum lama ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), sedang menggodok aturan baru yakni, pembahasan revisi UU ASN.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Asman Abnur sepakat untuk melakukan pembahasan revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, dia mengingatkan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI memertimbangkan ketentuan di dalam undang-undang yang lain.

Jangan sampai revisi UU ASN yang diharapkan menjadi payung hukum pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS, malah menabrak peraturan perundang-undangan lainnya.

“Mohon pimpinan dan anggota Baleg memertimbangkan undang-undang lainnya agar sinkron serta tidak menabrak aturan,” kata Menteri Asman.

Beberapa aturan yang harus jadi pertimbangan dalam revisi UU ASN adalah UU Tenaga Guru dan Dosen, UU Tenaga Kesehatan, dan Peraturan Pemerintah tentang Manajemen PNS. Dalam UU Tenaga Guru dan Dosen, terang Asman, syarat menjadi guru harus minimal S1. Sedangkan dosen minimal S2.

Syarat pendidikan juga diatur dalam UU Tenaga Kesehatan, di mana untuk tenaga kesehatan minimal Diploma 3, kecuali tenaga medis. “PP Manajemen PNS juga mengatur untuk jabatan fungsional syarat pendidikannya minimal SLTA,” sebut mantan Wakil Walikota Batam ini.

Dengan memerhatikan aturan undang-undang yang lain, lanjut Menteri Asman, bisa mengurangi peluang adanya judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Depok, Tinte Rosmiati mengatakan, guru adalah tenaga professional yang harus mempunyai kualifikasi latar pendidik, kompetensi, sertifikat pendidik, dan memiliki kemampuan untuk mewujudkn tujuan pendidikan nasional, seperti yang dijelaskan dalam pasal 8.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds