Struktur Gaji ASN Diubah

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Cari Aman

POJOKJABAR.com, DEPOK – Kendati sedang digodok, sepertinya soal gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) ada perubahan. Pusat mewacanakan akan memberikan gaji pokok lebih besar ketimbang dari tunjangan. Perubahan tersebut merujuk amanat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Rumusan upah yang diterima bagi ASN yakni take home pay terdiri dari tiga komponen, gaji pokok, tunjangan kinerja, dan tunjangan kemahalan.

“DI Depok belum, kalau sudah ada aturannya dari pusat Depok pasti ngikutin aturan tersebut,” kata Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana, kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Kamis (11/01/2018).

Meski begitu gaji ASN Kota Depok tentunya masih mengacu pada peratura yang lama. Aturan itu, gaji pokok lebih kecil dari tunjangan, tunjangan sesuai 9masa bakti, dan uang pensiun lebih kecil.

Sedangkan, peraturan wacana sekama yang baru gaji pokok ASN lebih besar dari tunjangan, tunjangan sesuai kinerja gaji pensiun lebih kecil, dan pensiun lebih besar.

“Gaji ASN sumbernya dari pusat. Untuk aturan yang baru kan sekarang masih digodog aturanya dan pola pengajianya,” terang Nina.

Terpisah, Anggota Komisi A DPRD Depok, Qurtifa Wijaya mengatakan, kebijakan wacana gaji tersebut ada plus minusnya. “Tapi secara keseluruhan menurut saya skema yang baru lebih bagus,” ujar Qurtifa.

Lalu sekma baru gaji ASN ini bagusnya, besar tunjangan disesuaikan dengan kinerja, ini akan mendorong ASN lebih produktif dan berkinerja lebih baik. Jadi kata dia, masa bakti lebih lama memang tidak menjamin kualitas lebih baik, dengan penilaian didasarkan pada kinerja akan lebih objektif, dan akan menciptakan iklim kerja yang lebih baik.

“Sistem yang baru juga memberikan perhatian lebih menarik terhadap kesejahteraan ASN setelah memasuki masa pensiun,” tandas dia.

(RD/irw/pojokjabar)


loading...

Feeds