Pentolan Geng Motor ‘Jepang’ Penjarah Toko Pakaian di Depok Dibekuk Polisi

UNGKAP: Kapolresta Depok, AKBP Didik Sugiarto didampingi Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana, menggelar ekspos pengungkapan kasus kejahatan oleh geng motor, di Mapolresta Depok, rabu (27/12). JUNIOR/RADAR DEPOK

UNGKAP: Kapolresta Depok, AKBP Didik Sugiarto didampingi Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana, menggelar ekspos pengungkapan kasus kejahatan oleh geng motor, di Mapolresta Depok, rabu (27/12). JUNIOR/RADAR DEPOK

Cari Aman

POJOKJABAR.com, DEPOK – Satuan Reskrim Polresta Depok terus menggeber pengungkapan kasus penjarahan toko pakaian di Sukmajaya yang dilakukan sekelompok remaja dalam balutan geng motor.

Pasca sebelumnya delapan orang ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (26/12) malam, polisi kembali membekuk lima orang anggota geng.

Dari jumlah tersebut, empat orang terbukti ambil peran dalam penjarahan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka antara lain, M, Al, Wl, dan HA alias Habibi.

Nama terakhir diketahui merupakan ketua dari geng tersebut. Dia merupakan Ketua Geng Depok Bogor Gangster (DBG) yang juga berafiliasi dengan Geng Jepang.

Kapolresta Depok, AKBP Didik Sugiarto mengatakan, empat tersangka ini ditangkap di sekitaran perbatasan Depok-Bogor.

“Dari hasil pemeriksaan, nyatanya mereka ini acapkali terlibat dalam aksi-aksi kejahatan lainnya,” ungkap Didi kepada Radar Depok (Pojoksatu.id Group), Rabu (27/12/2017).

Lebih lanjut, sambung Didik, dengan adanya tambahan jumlah tersangka, berarti total tersangka yang sudah diamankan polisi berjumlah 12 orang. Tercatat, masih ada dua orang anggota geng yang sampai kini masih dalam perburuan.

geng-motor-jepang.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera terungkap,” tambahnya.

Mantan Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya ini menambahkan, dalam upaya kelengkapan berkas, penyidik juga sudah menggeledah sejumlah lokasi, yakni markas geng tersebut di sebuah kontrakan di Jalan Pitara, Pancoranmas serta kebun kosong di Rangkapan Jaya, lokasi menyimpan senjata tajam (sajam).


loading...

Feeds

LGBT

Cianjur Perlu Perda LGBT

Mazolat berharap, pekerjaan rumah yang tak mudah ini membutuhkan kerjasama dari masyarakat dan pemkab Cianjur.